Rupiah Masih Berupaya Menguat
digtara.com | JAKARTA – Awal perdagangan hari ini. Jumat (24/1/2020) pukul 8.52 WIB sempat melemah ke Rp 13.643 per dolar Amerika Serikat (AS), nilai tukar rupiah masih berupaya menguat.
Baca Juga:
Di mana kurs rupiah spot berada di Rp 13.634 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat tipis 0,04% ketimbang harga penutupan kemarin pada Rp 13.639 per dolar AS.
Selama sepekan, kurs rupiah menguat 0,08% dari akhir pekan lalu Rp 13.645 per dolar AS. Rupiah pagi ini mencapai level terkuat pada sejak Februari 2018.
Kemarin, Bank Indonesia menahan suku bunga acuan pada level 5%. Meski suku bunga tetap, Indonesia dinilai masih memiliki imbal hasil surat utang yang menarik. Yield surat utang negara (SUN) bertenor 10 tahun sudah turun 30 basis point pada bulan Januari.
Kemarin, yield SUN seri FR0082 bertenor 10 tahun berada di 6,62%, turun dalam tujuh hari perdagangan berturut-turut. Penurunan yield ini menunjukkan bahwa harga SUN terus naik dan masih diburu investor.
“Selisih yield ini seharusnya bisa menjaga inflow ke SUN dan menopang rupiah,” kata Wellian Wiranto, ekonom OCBC Bank di Singapura kepada Bloomberg. Dia memperkirakan, bank sentral masih akan menahan suku bunga dalam jangka pendek dan membuka peluang pelonggaran lebih lanjut.
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur