IHSG Bakal Tembus Level 6.338 di Akhir 2019
digtara.com | JAKARTA – Menurut Analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat di akhir tahun ini. IHSG bakal menggapai level 6.338 di akhir 2019.
Baca Juga:
Dia menjelaskan IHSG bisa menyentuh level 6.700 pada akhir tahun ini. “Kalau bisa ditutup di level 6.300 saja itu sudah bagus sekali,” katanya dalam acara diskusi akhir tahun oleh Perkumpulan Profesi Pasar Modal Indonesia, Selasa (19/11).
Hingga Selasa (19/11), IHSG masih terkoreksi 0,68% secara year to date. Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan IHSG susah menguat.
Misal sentimen global berupa belum tercapainya kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China. Kemudian belum adnya kesepakatan soal Brexit dan ancaman resesi ekonomi yang masih membayangi. Selain itu perlambatan pertumbuhan ekonomi juga terjadi di banyak negara.
Adapun sentimen dari dalam negeri meliputi defisit neraca perdagangan serta perlambatan pertumbuhan ekonomi. Hal ini tentu akan berdampak terhadap kinerja keuangan perusahaan. Indikasi ini terlihat dari net income kuartal III 2019 emiten indeks LQ 45 yang terkoreksi hingga 29,78%.
Edwin merekomendasikan investor untuk mencermati saham-saham sektor logam, saham sektor konsumer serta saham sektor telekomunikasi.
IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS