Sabtu, 30 Agustus 2025

Tekan Inflasi, Pemprov Maluku Gagas Gerakan Tanam Cabai di Rumah

- Senin, 11 November 2019 13:34 WIB
Tekan Inflasi, Pemprov Maluku Gagas Gerakan Tanam Cabai di Rumah

digtara.com | AMBON – Pemerintah Provinsi Maluku melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Utara, menggagas gerakan tanam cabai di pekarangan rumah. Gerakan ini dilakukan sebagai langkah nyata untuk mengatasi kenaikan harga cabai yang kerap menjadi pemicu inflasi di Maluku.

Baca Juga:

Untuk membumikan gerakan ini di tengah masyarakat, TPID Provinsi Maluku secara simbolis telah membagikan sebanyak 4.000 anakan cabai kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di sejumlah instansi terkait yang ada di Maluku, Senin (11/11/2019).

Penjabat Sekda Maluku, Kasrul Selang dalam arahannya mengatakan, sebelumnya pemicu inflasi terjadi pada angkutan udara dengan melonjaknya harga tiket. Namun saat ini pemicunya adalah kenaikan harga cabai.

“Sekarang harga tiket sudah normal. Dan pemicunya justru harga cabai. Sehingga apa yang digagas oleh TPID ini patut diapresiasi,” kata Sekda.

Dikatakan, harga cabai di Maluku kini melambung tinggi di atas kisaran Rp.85.000 sampai dengan Rp. 90.000 per kilogram.  Sementara informasi yang diperoleh untuk daerah Jawa dan Makassar harganya hanya kisaran  Rp.54.000 sampai 55.000.

Menurut Sekda, dari hasil survei yang pernah dilakukan, konsumsi cabai dan rempah-rempah lainnya pada masyarakat rumah tangga setiap bulannya cukup tinggi. Bisa mencapai Rp. 700.000 sampai Rp. 800.000 per bulan.

“Jika kita giat melaksanakan kegiatan menanam cabai di pekarangan rumah dengan memanfaatkan wadah polybag atau media kaleng, kita sudah bisa menekan pengeluaran dan melakukan penghematan,” papar Sekda.

Dengan gerakan menanam cabai ini, Sekda berharap akan mampu mendorong partisipasi masyarakat untuk bersama-sama pemerintah dan TPID untuk menekan laju inflasi di daerah.

“Melalui gerakan ini juga selain dapat meningkatkan kecukupan pangan masyarakat, tidak hanya cabai, tetapi mengurangi ketergantungan masyarakat akan pasokan bahan makanan dari luar Maluku. Dan yang terpenting lagi adalah dapat menekan inflasi yang lebih besar” harap Sekda

Sebelumnya juga, kata Sekda, melalui Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku telah melaksanakan gerakan yang sama.

“Dinas Ketahanan Pangan dengan menggandeng PKK telah menyalurkannya ke seluruh keluarga-keluarga melalui Dasawisma,”tandasnya.

[AS]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru