Sentimen Positif Mendongkrak IHSG Lanjutkan Penguatan
digtara.com | JAKARTA – Jelang pemgumuman kabinet kerja Jokowi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,43% ke level 6.225,497 pada perdagangan Selasa (22/10) kemarin.
Baca Juga:
Di mana Indeks sempat berada di titik terendah pada level 6178.555 dan berada di titik tertingginya pada level 6229.399.
Namun, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih di semua pasar (all market) sebesar Rp 40,77 miliar.
Menurut Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, penguatan ini tidak lepas dari ekspektasi pasar terhadap pengumuman pembentukan kabinet baru pemerintahan Jokowi pada periode kedua.
“Sebenarnya pasar sudah mengantisipasi (pembentukan kabinet) ini, karena dalam seminggu ini pasar sudah naik,†ujar Herditya.
Perdagangan hari ini diramalkan Rabu (23/10), Herditya memprediksi IHSG akan lanjut menguat. Selain karena sentimen positif pembentukan kabinet baru, pasar juga berekspektasi iklim investasi dan industri yang lebih baik dan kondusif ke depannya.
Setali tiga uang, Analis Jasa Capital Utama Sekuritas Chris Apriliony mengatakan, pembentukan kabinet kerja Jokowi akan menjadi katalis positif bagi indeks.
Terlebih, investor berekspektasi bahwa kabinet baru kali ini akan lebih banyak diisi oleh kalangan profesional dibanding kalangan dari partai.
Untuk itu, Chris memprediksi IHSG akan menguat di kisaran 6200 – 6270. Senada, Herditya memperkirakan Indeks akan menguat terbatas dengan rentang 6150 – 6250.
IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS