100 Pemodal Dilatih Penyusunan Laporan Daring
digtara.com | MEDAN – Pemerintah Kota Medan memberikan Bimbingan Teknis Penyusunan Laporan Kegiatan Penanaman Modal secara online kepada sekitar 100 perwakilan penanam modal asing dan dalam negeri.
Baca Juga:
Menurut Qamarul Fattah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan pemahaman penyusunan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) secara online.
“Dengan begitu, perusahaan-perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dapat secara tertib menyampaikan LKPM Online secara periodik kepada kami,” jelasnya di sela-sela kegiatan, Senin (30/9/2019).
Dalam bimtek yang diikuti sekitar 100 peserta tersebut pemkot memberikan pejelasan, pengarahan serta pelatihan kepada perwakilan perusahaan PMA dan PMDN tentang bagaimana menyampaikan LKPM Online. Pemkot ingin agar mereka tidak lagi menemui terkendala dalam penyampaian LKPM secara online, ke depan.
Dalam satu hari ini mereka mendapatkan penjelasan secara detail mengenai LKPM Online dari para narasumber, serta mencobanya secara langsung. Kegiatan ini sangat penting mengingat LKPM merupakan salah satu kewajiban yang diatur dalam Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pedoman dan Tata Cara Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal.
Lebih lanjut Qamarul Fattah mengatakan, LKPM merupakan salah satu landasan Pemkot Medan membuat kebijakan untuk meningkatkan investasi. Dari LKPM, pemkot dapat mengetahui besaran investasi yang sudah terealisasi setiap periodenya.
Kota Medan sendiri sejauh ini dinilainya masih menjadi primadona tujuan investasi di Sumut. Pada perkembangan terkini, realisasi investasi PMDN di Kota Medan mencapai lebih dari Rp1,6 triliun selama Semester I/2019.
Jumlah itu adalah realisasi tertinggi yang ada di Sumut. Begitu juga dengan PMA. Realisasi PMA di Medan tercatat lebih dari Rp1,2 triliun sepanjang paruh tahun dan menjadi peringkat pertama dari 33 kabupaten/kota yang ada di Sumut.
Adapun bidang investasi yang paling banyak diminati para investor, katanya adalah sektor jasa, listrik, air dan gas, industri makanan, pertambangan, perdagangan serta reparasi.
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur