Analis: IHSG Dibayangi Potensi Melemah
digtara.com | JAKARTA – Perdagangan hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi dibayangi potensi pelemahan gara-gara banyaknya sentimen negatif. Kemarin, IHSG pun melemah 0,41% ke level 6.202,20.
Baca Juga:
Menurut Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji mengatakan, sentimen yang mempengaruhi indeks kemarin masih akan berpengaruh pada pergerakan bursa hari ini. Salah satunya soal perang dagang AS-China.
Dia menjelesalan pasar juga mencemaskan no-deal Brexit, memanasnya hubungan antara AS dengan Iran, serta aksi demonstrasi Hong Kong. “Selain itu, minim sentimen positif dari dalam negeri,” kata Nafan.
Sementara, Head of Research Infovesta Wawan Hendrayana melihat, pelemahan indeks juga dipengaruhi berpindahnya investor dari pasar saham ke obligasi. Sentimen demo dan kurang stabilnya keadaan politik Indonesia menjadi salah satu penyebabnya.
Dia menegasakan investor cenderung wait and see menunggu pelantikan parlemen dan presiden. Tapi, dia optimistis IHSG berpeluang menguat, selama panasnya kondisi politik tak berujung ricuh. Proyeksi dia, IHSG bergerak di level 6.190–6.255.
Sedang Nafan memperkirakan IHSG terkoreksi dengan kisaran pergerakan antara support 6.119,47–6.149,02 dan resistance 6.239,00–6.282,06.
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi