Analis: Di Sokong Bursa Hongkong, IHSG Berpotensi Menguat
Digtara.com | JAKARTA – Berdasarkan data Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis pada perdagangan Rabu (4/9). IHSG naik 0,13% ke 6.269,66.
Baca Juga:
Tapi, di tengah kenaikan IHSG, investor asing masih melakukan jual bersih dengan nilai Rp 843,87 miliar.
Menurut Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan, ada dua hal yang membuat IHSG menguat. Pertama, IHSG tertahan support di 6.250.
Kedua, IHSG bangkit sejalan bursa Hong Kong yang menguat karena Kepala Eksekutif Hong Kong akan menarik rancangan undang-undang ekstradisi yang kontroversial. memperkirakan IHSG hari ini masih akan naik ke resistance 6.300. Kondisi ini terlihat dari indikator teknikal, di mana IHSG masih membentuk pola doji.
Selama berbulan-bulan, RUU ini memicu kerusuhan dan menempatkan Hong Kong dalam krisis terburuk. Karena itu, dia memprediksi, IHSG akan menguat dan bergerak di kisaran 6.220-6.320.
Faktor lain yang menguatkan IHSG, menurut analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony, adalah penguatan harga batubara dan logam.
Dia memprediksi IHSG hari ini masih akan menguat dan bergerak antara 6.250-6.320.[kontan]
IHSG Diproyeksi Masih Tertekan pada Awal Pekan, Berpotensi Uji Level 5.723
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham