Analis: Sektor Tambang Dongkrak Penguatan IHSG
Digtara.com | JAKARTA – Penguatan IHSG didominasi peningkatan sektor tambang yang melaju 5,12%. i mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan, Selasa (25/6).
Baca Juga:
IHSG naik 0,51% ke level 6.320,44. Penguatan IHSG diikuti dengan aksi beli asing dengan nilai beli bersih Rp 426,64 miliar.
Menurut Kepala Riset Samuel Sekuritas Suria Dharma menjelaskan, kenaikan sektor tambang dipicu oleh dukungan G20 atas rencana pemberian subsidi untuk PLTU berbasis batubara. Keputusan ini mendorong negara yang memiliki banyak coal-fired based power plant seperti China, Indonesia, Jepang, dan negara lainnya, untuk terus memperbesar produksi batubara.
Sementara menurut Analis OSO Sekuritas Sukarno Alatas, para pelaku pasar juga tengah menanti hasil pertemuan China dan Amerika Serikat (AS) pada akhir pekan ini. Hal tersebut membuat investor cenderung wait and see.
Sementara itu, masih terjadi ketegangan AS dengan Iran ditambah penantian keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang sengketa Pemilihan Presiden.
Karena alasan tersebut, IHSG hari ini, menurut Sukarno, berpotensi melemah di 6.294–6.357. Sedangkan Suria memprediksikan, IHSG menguat di 6.300–6.400.[kontan]
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 3 Maret 2026, Uji Support 7.945
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 27 Februari 2026
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 26 Februari 2026, BIPI dan BBRI Bersinar
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 25 Februari 2026, Uji Support 8.170
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 24 Februari 2026, Uji Area 8.400–8.500