Rabu, 08 April 2026

IHSG Melemah ke 6.971 pada 7 April 2026, Saham Big Caps dan Sentimen Global Tekan Pasar

Arie - Rabu, 08 April 2026 10:00 WIB
IHSG Melemah ke 6.971 pada 7 April 2026, Saham Big Caps dan Sentimen Global Tekan Pasar

digtara.com -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Selasa, 7 April 2026. Indeks terkoreksi 0,26 persen ke level 6.971,03 seiring tekanan pada saham-saham berkapitalisasi besar atau big caps.

Baca Juga:

Pelemahan ini mencerminkan sentimen negatif yang membayangi pasar, baik dari faktor global maupun domestik.

Pergerakan IHSG dan Aktivitas Pasar

Berdasarkan data IDX Mobile, sebanyak 431 saham ditutup melemah, sementara 261 saham menguat dan 266 saham stagnan.

Baca Juga:
Volume transaksi tercatat mencapai 25,49 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp13,45 triliun. Adapun kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp12.223 triliun.

Data tersebut menunjukkan tekanan jual yang cukup dominan di pasar saham pada perdagangan hari tersebut.

Saham Big Caps Jadi Penekan IHSG

Sejumlah saham berkapitalisasi besar tercatat mengalami pelemahan dan menjadi penekan utama IHSG.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 2,42 persen ke level Rp3.230. Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melemah 2,17 persen ke Rp4.510.

Selain itu, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) terkoreksi 3,08 persen ke Rp4.870, serta saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) turun 1,90 persen ke Rp3.100.

Baca Juga:
Tekanan pada saham-saham unggulan ini turut memperberat kinerja indeks secara keseluruhan.

Sentimen Global Tekan Pasar Saham

Tim riset Phintraco Sekuritas menyebutkan bahwa pelemahan IHSG dipicu oleh sentimen negatif dari konflik di Timur Tengah yang berdampak pada kenaikan harga minyak global.

Ketidakpastian geopolitik membuat investor berada dalam posisi wait and see, antara harapan meredanya konflik dan potensi eskalasi yang dapat mendorong harga minyak semakin tinggi.

Selain itu, koreksi pada saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi turut menambah tekanan terhadap indeks.

Harga Minyak dan Rupiah Jadi Faktor Risiko

Baca Juga:
Harga minyak mentah yang bertahan di level tinggi berpotensi meningkatkan beban subsidi energi pemerintah, sehingga dapat memperlebar defisit anggaran negara.

Di sisi lain, depresiasi nilai tukar rupiah juga berisiko mendorong kenaikan inflasi, terutama dari barang-barang impor.

Pemerintah sendiri memastikan tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi hingga akhir tahun 2026.

Namun, kebijakan tersebut memiliki konsekuensi fiskal. Setiap kenaikan harga minyak sebesar 1 dolar AS per barel diperkirakan menambah beban subsidi hingga Rp6,8 triliun.

Strategi Pemerintah Jaga Defisit APBN

Untuk menjaga defisit APBN tetap terkendali di kisaran 2,92 persen, Kementerian Keuangan berencana melakukan efisiensi anggaran pada sejumlah kementerian dan lembaga.

Langkah ini diambil agar defisit tidak melebar tanpa harus mengandalkan Sisa Anggaran Lebih (SAL).

Prospek IHSG Jangka Pendek

Baca Juga:
Di tengah tekanan global dan tantangan fiskal, pergerakan IHSG masih dibayangi volatilitas tinggi. Phintraco Sekuritas memperkirakan indeks bergerak di kisaran 6.900 hingga 7.100.

Sentimen global, terutama perkembangan konflik geopolitik dan harga minyak, akan menjadi faktor utama yang memengaruhi arah pasar dalam jangka pendek.

Disclaimer: Informasi ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, 2 April 2026: Big Caps Dorong Penguatan

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, 2 April 2026: Big Caps Dorong Penguatan

Rekomendasi Saham dan IHSG Hari Ini 31 Maret 2026, BBCA hingga MDKA Melemah

Rekomendasi Saham dan IHSG Hari Ini 31 Maret 2026, BBCA hingga MDKA Melemah

Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 30 Maret 2026, Waspada Koreksi ke Level 6.700

Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 30 Maret 2026, Waspada Koreksi ke Level 6.700

Rekomendasi Saham Hari Ini 27 Maret 2026: IHSG Melemah ke 7.164, Cermati Peluang di Tengah Tekanan Global

Rekomendasi Saham Hari Ini 27 Maret 2026: IHSG Melemah ke 7.164, Cermati Peluang di Tengah Tekanan Global

Rekomendasi Saham Hari Ini 26 Maret 2026: IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Cermati BKSL hingga INCO

Rekomendasi Saham Hari Ini 26 Maret 2026: IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Cermati BKSL hingga INCO

IHSG Hari Ini 16 Maret 2026 Berpotensi Koreksi, Simak Rekomendasi Saham ADMR, PTRO, TAPG

IHSG Hari Ini 16 Maret 2026 Berpotensi Koreksi, Simak Rekomendasi Saham ADMR, PTRO, TAPG

Komentar
Berita Terbaru