Kamis, 02 April 2026

Prediksi Pergerakan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, 2 April 2026 Diproyeksi Melemah

Arie - Kamis, 02 April 2026 08:37 WIB
Prediksi Pergerakan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, 2 April 2026 Diproyeksi Melemah
net
Ilustrasi.

digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diperkirakan bergerak melemah pada kisaran Rp16.980 hingga Rp17.020 per dolar AS pada perdagangan Kamis (2/4/2026).

Baca Juga:

Sebelumnya, rupiah ditutup menguat 0,34% ke level Rp16.983 per dolar AS pada Rabu (1/4/2026). Sementara itu, indeks dolar AS tercatat melemah 0,31% ke posisi 99,64.

Mata Uang Asia Bergerak Variatif

Pergerakan mata uang di kawasan Asia menunjukkan tren bervariasi. Yen Jepang dan dolar Hong Kong masing-masing menguat tipis, diikuti penguatan dolar Singapura, dolar Taiwan, dan won Korea Selatan.

Baca Juga:
Selain itu, peso Filipina, yuan China, ringgit Malaysia, serta baht Thailand juga kompak menguat terhadap dolar AS.

Sentimen Global: Konflik Timur Tengah

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menyebutkan sentimen global masih menjadi faktor utama pergerakan rupiah.

Salah satunya berasal dari pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang membuka kemungkinan penarikan diri Washington dari konflik dalam dua hingga tiga pekan ke depan.

Namun, laporan The Wall Street Journal menyebutkan bahwa AS juga mempertimbangkan mengakhiri kampanye militernya terhadap Iran meskipun Selat Hormuz belum sepenuhnya terbuka.

Di sisi lain, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan kesiapan negaranya untuk mengakhiri konflik, meskipun tetap dengan sejumlah syarat.

Baca Juga:
Meski ada sinyal diplomasi, pasar masih bersikap hati-hati karena gangguan pasokan energi global masih berlangsung, terutama akibat terbatasnya aktivitas di Selat Hormuz—jalur vital bagi sekitar 20% distribusi minyak dunia.

Sentimen Domestik: Surplus Neraca Dagang

Dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik melaporkan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus sebesar US$1,27 miliar pada Februari 2026.

Capaian ini memperpanjang tren surplus selama 70 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Surplus terutama ditopang oleh sektor nonmigas seperti:

  • Lemak dan minyak hewani/nabati
  • Bahan bakar mineral
  • Besi dan baja
Nilai ekspor Indonesia pada Februari 2026 tercatat sebesar US$22,17 miliar (naik 1,01% yoy), sementara impor mencapai US$20,89 miliar (naik 10,85% yoy).

PMI Manufaktur Melandai

Sementara itu, data dari S&P Global menunjukkan Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Indonesia turun ke level 50,1 pada Maret 2026 dari sebelumnya 53,8.

Baca Juga:
Meski melandai, angka tersebut masih berada di zona ekspansi, menandakan aktivitas manufaktur tetap tumbuh meskipun dengan laju yang lebih terbatas.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 31 Maret 2026 Melemah, Berpotensi Tembus Rp17.100 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 31 Maret 2026 Melemah, Berpotensi Tembus Rp17.100 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 30 Maret 2026 Diproyeksi Melemah, Bisa Tembus Rp17.100 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 30 Maret 2026 Diproyeksi Melemah, Bisa Tembus Rp17.100 per Dolar AS

Kurs Rupiah Hari Ini 27 Maret 2026 Bergerak Fluktuatif, Berpotensi Melemah ke Rp16.940

Kurs Rupiah Hari Ini 27 Maret 2026 Bergerak Fluktuatif, Berpotensi Melemah ke Rp16.940

Kurs Rupiah Hari Ini 26 Maret 2026 Berpotensi Melemah ke Rp16.950, Tertekan Sentimen Global

Kurs Rupiah Hari Ini 26 Maret 2026 Berpotensi Melemah ke Rp16.950, Tertekan Sentimen Global

Kurs Dollar Hari Ini 19 Maret 2026 Tembus Rp17.046, Rupiah Tertekan atau Sekadar Guncangan Pasar?

Kurs Dollar Hari Ini 19 Maret 2026 Tembus Rp17.046, Rupiah Tertekan atau Sekadar Guncangan Pasar?

Kurs Rupiah Hari Ini 16 Maret 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.020 per Dolar AS

Kurs Rupiah Hari Ini 16 Maret 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.020 per Dolar AS

Komentar
Berita Terbaru