Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini Jumat 23 Januari 2026, Berisiko Melemah
digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan hari ini, Jumat 23 Januari 2026. Rupiah berpotensi ditutup di kisaran Rp16.930 hingga Rp16.950 per dolar AS.
Baca Juga:
Sentimen Global dan Domestik Mempengaruhi Rupiah
Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah terjadi di tengah sentimen risk on global yang dipicu oleh harapan pembicaraan terkait isu Greenland. Meski demikian, ia menilai potensi penguatan lanjutan rupiah cenderung terbatas.
Baca Juga:Sentimen negatif dari dalam negeri masih membayangi pergerakan rupiah, terutama terkait isu independensi Bank Indonesia serta kondisi defisit fiskal. Faktor-faktor tersebut dinilai dapat menahan laju penguatan mata uang Garuda.
Selain itu, pelaku pasar juga menantikan rilis revisi final Produk Domestik Bruto Amerika Serikat serta data inflasi Personal Consumption Expenditures atau PCE AS yang dijadwalkan dirilis Kamis malam waktu setempat.
Pandangan Analis soal Pergerakan Rupiah
Dari sisi domestik, sentimen datang dari keputusan Bank Indonesia yang menahan suku bunga acuan BI Rate di level 4,75 persen pada Desember 2025. Sementara itu, suku bunga deposit facility tetap di level 3,75 persen dan lending facility berada di 5,5 persen.
Baca Juga:Kebijakan tersebut dinilai konsisten dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global, sekaligus memperkuat efektivitas transmisi kebijakan moneter dan makroprudensial untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Dengan mempertimbangkan berbagai sentimen global dan domestik, Ibrahim memproyeksikan nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini, Jumat 23 Januari 2026, akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di rentang Rp16.930 hingga Rp16.950 per dolar AS.
Baca Juga:
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik
Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS
Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed
Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong
Rupiah Berpotensi Bergerak Fluktuatif, Diperkirakan di Kisaran Rp17.800–Rp17.950 per Dolar AS