Sabtu, 07 Maret 2026

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 20 Januari 2026, Tertekan Isu Fiskal dan Sentimen Global

Arie - Selasa, 20 Januari 2026 08:32 WIB
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 20 Januari 2026, Tertekan Isu Fiskal dan Sentimen Global
net
Ilustrasi.

digtara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Selasa, 20 Januari 2026. Rupiah berpotensi ditutup di kisaran Rp16.950 hingga Rp16.980 per dolar AS, seiring tekanan dari faktor domestik dan ketidakpastian global.

Baca Juga:

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah pada penutupan perdagangan Senin (19/1/2026) melemah 0,40 persen atau 68 poin ke level Rp16.995 per dolar AS. Pada waktu yang sama, indeks dolar AS justru tercatat melemah 0,19 persen ke posisi 99,20.

Tekanan Rupiah Datang dari Faktor Domestik

Direktur PT Traze Andalan Futures sekaligus pengamat ekonomi Ibrahim Assuaibi menjelaskan bahwa tekanan utama rupiah saat ini berasal dari kekhawatiran terhadap kondisi fiskal Indonesia.

Baca Juga:
Defisit anggaran pemerintah tahun lalu tercatat mendekati batas maksimal 3 persen dari PDB, sementara penerimaan pajak belum menunjukkan pemulihan yang signifikan.

"Kondisi ini menambah tekanan terhadap pergerakan mata uang rupiah," ujar Ibrahim dalam keterangan resminya, Senin (19/1/2026).

Ancaman Tarif AS dan Ekonomi China Jadi Beban Eksternal

Dari sisi global, meskipun dolar AS tidak menguat signifikan, pasar tetap dibayangi oleh ancaman tarif impor Presiden AS Donald Trump sebesar 10 hingga 25 persen terhadap negara-negara Eropa. Kebijakan tersebut memicu ketidakpastian dan mendorong investor bersikap hati-hati terhadap aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi China yang tercatat 5,0 persen memberikan sentimen campuran. Meski sesuai target pemerintah Beijing, lemahnya konsumsi domestik China dinilai berpotensi menekan prospek ekspor negara mitra dagang di Asia, termasuk Indonesia.

Baca Juga:
Langkah Bank Indonesia Jaga Stabilitas Rupiah

Menghadapi tekanan tersebut, Bank Indonesia terus melakukan intervensi di pasar valuta asing melalui instrumen DNDF dan NDF. Selain itu, BI diperkirakan akan menahan suku bunga acuan dalam rapat kebijakan pekan ini guna menjaga stabilitas nilai tukar.

Ibrahim juga menilai rencana pemerintah untuk memperketat pengelolaan devisa hasil ekspor (DHE) dapat menjadi faktor penahan pelemahan rupiah dalam jangka menengah.

Proyeksi Rupiah Hari Ini

Dengan mempertimbangkan sentimen domestik dan global, Ibrahim memproyeksikan bahwa pada perdagangan Selasa (20/1/2026), nilai tukar rupiah akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di rentang Rp16.950 hingga Rp16.980 per dolar AS.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Diprediksi Melemah Hari Ini 6 Maret 2026, Tensi Timur Tengah Tekan Nilai Tukar

Rupiah Diprediksi Melemah Hari Ini 6 Maret 2026, Tensi Timur Tengah Tekan Nilai Tukar

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 5 Maret 2026 Menguat Tipis, Analis Prediksi Masih Fluktuatif

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 5 Maret 2026 Menguat Tipis, Analis Prediksi Masih Fluktuatif

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS 4 Maret 2026, Berpotensi Melemah ke Rp16.910

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS 4 Maret 2026, Berpotensi Melemah ke Rp16.910

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 27 Februari 2026, Melemah ke Rp16.787 Imbas Konflik AS-Iran

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 27 Februari 2026, Melemah ke Rp16.787 Imbas Konflik AS-Iran

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini Jumat 27 Februari 2026, Diproyeksi Melemah ke Rp16.780

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini Jumat 27 Februari 2026, Diproyeksi Melemah ke Rp16.780

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Kamis 26 Februari 2026

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Kamis 26 Februari 2026

Komentar
Berita Terbaru