Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Kamis 15 Januari 2026, Berisiko Melemah ke Rp16.890 per Dolar AS
digtara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diperkirakan bergerak fluktuatif pada perdagangan hari ini, Kamis 15 Januari 2026. Namun, rupiah dinilai masih berisiko ditutup melemah di kisaran Rp16.860 hingga Rp16.890 per dolar AS seiring tekanan sentimen global dan domestik.
Baca Juga:
Sentimen Global Tekan Pergerakan Rupiah
Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai pergerakan rupiah masih dipengaruhi oleh sejumlah faktor eksternal, terutama dari Amerika Serikat.
Baca Juga:Pelaku pasar mencermati rilis data indeks harga konsumen atau Consumer Price Index (CPI) AS yang berada di bawah ekspektasi. CPI inti AS tercatat naik 0,2 persen secara bulanan dan 2,6 persen secara tahunan pada Desember 2025.
Data tersebut memperkuat spekulasi bahwa bank sentral AS berpeluang memangkas suku bunga dalam waktu mendatang. Pasar saat ini memperkirakan setidaknya dua kali penurunan suku bunga The Fed sepanjang 2026.
Selain faktor ekonomi, ketegangan geopolitik global juga menjadi perhatian utama pasar keuangan. Situasi di Iran dilaporkan semakin memanas akibat gelombang protes anti-pemerintah yang telah menewaskan sekitar 2.000 orang.
Kekhawatiran Terhadap Independensi The Fed
Sentimen negatif lainnya datang dari isu independensi bank sentral AS. Pasar bereaksi terhadap kabar penyelidikan kriminal yang melibatkan Ketua Federal Reserve Jerome Powell oleh pemerintahan Trump. Kondisi ini dinilai berpotensi mengguncang kepercayaan pasar global.
Baca Juga:Sentimen Domestik dan Prospek Ekonomi Indonesia
Sementara itu, defisit anggaran pemerintah ditargetkan menurun ke level 2,7 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Namun, menurut Ibrahim, sejumlah ekonom memandang target tersebut masih cukup berat. Defisit anggaran diperkirakan berada di kisaran 2,8 hingga 3,0 persen dari PDB, seiring potensi perlambatan pertumbuhan pendapatan negara dan berlanjutnya reformasi belanja pemerintah.
Baca Juga:Prediksi Rupiah Hari Ini
Berdasarkan kombinasi sentimen global dan domestik tersebut, Ibrahim memproyeksikan rupiah pada perdagangan Kamis 15 Januari 2026 akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah.
Nilai tukar rupiah diperkirakan berada di rentang Rp16.860 hingga Rp16.890 per dolar AS hingga penutupan perdagangan.
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik
Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS
Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed
Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong
Rupiah Berpotensi Bergerak Fluktuatif, Diperkirakan di Kisaran Rp17.800–Rp17.950 per Dolar AS