Rabu, 24 Juni 2026

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Selasa 13 Januari 2026

Arie - Selasa, 13 Januari 2026 09:42 WIB
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Selasa 13 Januari 2026
net
Ilustrasi.

digtara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini 13 Januari 2026 diperkirakan bergerak fluktuatif dengan cenderung melemah pada rentang Rp16.850 sampai Rp16.890 per dolar AS.

Baca Juga:

Mengutip Bloomberg, Senin (12/1/2026), nilai tukar rupiah melemah 0,21% atau 36 poin ke level Rp16.855 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS mengalami koreksi 0,37% atau 0,36 poin ke 98,77.

Pengamat Ekonomi, Mata Uang & Komoditas Ibrahim Assuaibi menilai sentimen pasar yang menyertai gerak rupiah di pasar keuangan. Dari global, ada eskalasi konflik geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang semakin panas.

Dari sisi pemangku kebijakan moneter AS, sedang terjadi ketidakpastian politik di Washington setelah Departemen Kehakiman AS mengancam Federal Reserve dengan kemungkinan dakwaan pidana. Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan bank sentral telah menerima panggilan pengadilan dari dewan juri terkait kesaksiannya di Senat.

Baca Juga:
"Ini sebuah langkah yang telah mengguncang pasar dan menghidupkan kembali kekhawatiran tentang independensi bank sentral," ujar Ibrahim, Senin (12/1/2026).

Sementara dari dalam negeri, pasar mencermati laporan Bank Indonesia bahwa data penjualan eceran tumbuh sebesar 1,5% secara bulanan (month to month/MtM) pada November 2025. Angka itu lebih tinggi dari pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 0,6% MtM.

Sementara itu, Trading Economics mencatat bahwa level rupiah saat ini berada pada posisi terlemahnya sejak April 2025. Mata uang Indonesia kini menghadapi sentimen negatif di tengah prospek pelonggaran moneter lebih lanjut Bank Indonesia.

Sentimen negatif juga datang dari sejumlah data ekonomi yang kurang bagus, seperti indeks keyakinan konsumen (IKK) Desember 2025 turun 0,5 poin ke 123,5, dibanding 124 pada November 2025. Kemudian, data defisit APBN 2025 dilaporkan sebesar 2,92% terhadap PDB, melebar dibanding defisit APBN 2024 di level 2,29%. Defisit tahun fiskal 2025 juga melebihi dari target yang dipatok pemerintah sebesar 2,53%.

"Namun, tekanan penurunan pada rupiah dibatasi oleh posisi eksternal Indonesia yang lebih kuat, dengan cadangan devisa mencapai puncak 9 bulan pada Desember 2025," tulis Trading Economics.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong

Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong

Rupiah Berpotensi Bergerak Fluktuatif, Diperkirakan di Kisaran Rp17.800–Rp17.950 per Dolar AS

Rupiah Berpotensi Bergerak Fluktuatif, Diperkirakan di Kisaran Rp17.800–Rp17.950 per Dolar AS

Harga Minyak Dunia Melonjak Setelah Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz

Harga Minyak Dunia Melonjak Setelah Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz

Komentar
Berita Terbaru