Muswil Dekopinwil Jateng. Menkop Ferry Juliantono: Koperasi Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Desa
digtara.com - Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Tengah berlangsung sukses, dengan kehadiran ratusan peserta dari seluruh kabupaten/kota, pengurus koperasi, pegiat gerakan koperasi, hingga unsur pemerintahan daerah, Jum'at (21/11/2025).Antusiasme tinggi peserta semakin menguatkan posisi Jawa Tengah, sebagai salah satu pusat gerakan koperasi terkuat di Indonesia.
Baca Juga:
- Gelar Upacara HAB ke-80, Kanwil Kemenag Jateng Komitmen Perkuat Pengabdian dan Kerukunan Serta Kualitas Layanan
- Refleksi 2025 BWI Kota Semarang: Dari Optimalisasi Aset Wakaf hingga Semarang Kota Wakaf
- Kementerian P2MI Antarkan Pulang Jenazah Pekerja Migran Indonesia Korban Kebakaran di Hong Kong Asal Grobogan
Koperasi Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Desa
Dalam sambutannya, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan pentingnya gerakan koperasi, sebagai pilar kemandirian ekonomi desa. Ia menyoroti ketimpangan akses digital dan ekonomi yang masih dialami masyarakat desa.
Baca Juga:"Jaringan internet harus menjadi alat pembebasan. Kita harus bebaskan masyarakat desa dari praktik ekonomi yang merugikan, termasuk ketergantungan pada tengkulak. Koperasi harus hadir sebagai penyeimbang," tegas Menkop.
Ferry juga memaparkan agenda besar transformasi koperasi desa, yaitu pembukaan akses pemodalan yang lebih luas untuk koperasi desa, pengembangan 80.000 Gerai Merah Putih, ritel modern milik koperasi di seluruh desa, pembangunan 80.000 apotek dan klinik koperasi desa, koperasi diarahkan masuk ke industri, sektor produksi dan pembiayaan produktif.
"Koperasi itu entitas bisnis. Bukan hanya lembaga kredit. Koperasi harus kembali ke mandat utamanya: produksi, industri, dan kesejahteraan anggota," ujar Ferry.
Kehadiran Ketua Umum Dekopin Pusat Bambang Hariyadi memperkuat legitimasi Muswil Jateng. Dalam pernyataannya, Bambang Hariyadi memberikan apresiasi tinggi, terhadap militansi gerakan koperasi Jawa Tengah."Hari ini saya melihat energi besar. Ratusan peserta hadir, penuh semangat. Jawa Tengah menunjukkan dirinya sebagai role model gerakan koperasi nasional," tegasnya.
Ketua Umum Dekopin Pusat menambahkan, bahwa Jateng memiliki karakter gerakan yang kuat: konsolidatif, inklusif, dan siap melakukan modernisasi koperasi.
Ia juga menekankan pentingnya Dekopinwil untuk memperkuat advokasi kebijakan dan memastikan koperasi, menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang berkelanjutan.
Baca Juga:
Wakil Gubernur dan Legislator Berikan Dukungan Nyata
Pemerintah Daerah Jawa Tengah, yang dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin memberikan dukungan penuh, menegaskan bahwa pemerintah provinsi siap membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, untuk penguatan koperasi sektor riil.Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Jateng Sri Hartini menyampaikan, bahwa legislatif siap mendorong regulasi dan anggaran yang berpihak pada koperasi, sebagai motor ekonomi kerakyatan.
Muswil Berjalan Demokratis
"Hadirnya ratusan peserta dari berbagai latar belakang, mulai pengurus koperasi, pejabat daerah, akademisi, hingga aktivis gerakan koperasi, memberikan sinyal kuat bahwa gerakan koperasi di Jawa Tengah memasuki fase kebangkitan baru," ungkapnya.
"Muswil ini tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga menjadi forum yang menggerakkan harapan baru: koperasi sebagai kekuatan ekonomi rakyat yang modern, produktif dan demokratis," pungkasnya. menegaskan pentingnya gerakan koperasi, sebagai pilar kemandirian ekonomi desa. Ia menyoroti ketimpangan akses digital dan ekonomi yang masih dialami masyarakat desa.
Baca Juga:"Jaringan internet harus menjadi alat pembebasan. Kita harus bebaskan masyarakat desa dari praktik ekonomi yang merugikan, termasuk ketergantungan pada tengkulak. Koperasi harus hadir sebagai penyeimbang," tegas Menkop.
Ferry juga memaparkan agenda besar transformasi koperasi desa, yaitu pembukaan akses pemodalan yang lebih luas untuk koperasi desa, pengembangan 80.000 Gerai Merah Putih, ritel modern milik koperasi di seluruh desa, pembangunan 80.000 apotek dan klinik koperasi desa, koperasi diarahkan masuk ke industri, sektor produksi dan pembiayaan produktif.
"Koperasi itu entitas bisnis. Bukan hanya lembaga kredit. Koperasi harus kembali ke mandat utamanya: produksi, industri, dan kesejahteraan anggota," ujar Ferry.
"Hari ini saya melihat energi besar. Ratusan peserta hadir, penuh semangat. Jawa Tengah menunjukkan dirinya sebagai role model gerakan koperasi nasional," tegasnya.
Ketua Umum Dekopin Pusat menambahkan, bahwa Jateng memiliki karakter gerakan yang kuat: konsolidatif, inklusif, dan siap melakukan modernisasi koperasi.
"Muswil ini bukan hanya formalitas. Ini adalah momentum kebangkitan. Kalau Jawa Tengah bergerak, Indonesia ikut bergerak," ungkapnya.Ia juga menekankan pentingnya Dekopinwil untuk memperkuat advokasi kebijakan dan memastikan koperasi, menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang berkelanjutan.
Baca Juga:
Wakil Gubernur dan Legislator Berikan Dukungan Nyata
Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Jateng Sri Hartini menyampaikan, bahwa legislatif siap mendorong regulasi dan anggaran yang berpihak pada koperasi, sebagai motor ekonomi kerakyatan.
Muswil Berjalan Demokratis
Ketua Dekopinwil Jateng, Andang Wahyu Triyanto menyampaikan, bahwa Muswil berjalan demokratis dan menghasilkan rekomendasi penting, mengenai penguatan koperasi sektor produksi, igitalisasi layanan koperasi, pengembangan ritel modern koperasi, penguatan SDM dan tata kelola, kemudian advokasi kebijakan yang pro-gerakan koperasi."Hadirnya ratusan peserta dari berbagai latar belakang, mulai pengurus koperasi, pejabat daerah, akademisi, hingga aktivis gerakan koperasi, memberikan sinyal kuat bahwa gerakan koperasi di Jawa Tengah memasuki fase kebangkitan baru," ungkapnya.
"Muswil ini tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga menjadi forum yang menggerakkan harapan baru: koperasi sebagai kekuatan ekonomi rakyat yang modern, produktif dan demokratis," pungkasnya. (San).
Baca Juga:
Gelar Upacara HAB ke-80, Kanwil Kemenag Jateng Komitmen Perkuat Pengabdian dan Kerukunan Serta Kualitas Layanan
Refleksi 2025 BWI Kota Semarang: Dari Optimalisasi Aset Wakaf hingga Semarang Kota Wakaf
Kementerian P2MI Antarkan Pulang Jenazah Pekerja Migran Indonesia Korban Kebakaran di Hong Kong Asal Grobogan
BAZNAS RI Launching Tiga Program untuk Entaskan Kemiskinan
Hadapi Dampak Perubahan Iklim, Sarif Kakung Tekankan Pentingnya Peningkatan Pengetahuan Dasar Kebencanaan Masyarakat
Yellow FUN WALK 2025 Partai Golkar Jateng Semarak. Mohammad Saleh: Golkar Gencarkan Kegiatan yang Menyentuh Kehidupan Masyarakat
Kapendam IX/Udayana Jelaskan Isu Viral Pengantaran Pelda Chrestian Namo
Terima 984 Laporan Polisi Selama Tahun 2025, Polres TTS Tuntaskan 55 Persen Kasus
Kode Redeem FC Mobile 9 Januari 2026 Resmi Dirilis EA Sports, Klaim Gems dan Pemain Ikonik Gratis
Divonis Pecat dari Kesatuan TNI AD, 22 Penganiaya Prada Lucky Ajukan Banding
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 9 Januari 2026, Berpeluang Uji Level 9.000
Hujat Istri dan Tidak Beri Nafkah, Pelda Christian Namo Diproses Hukum dan Ditahan
Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS Hari Ini Jumat 9 Januari 2026, Dipengaruhi Sentimen Global