Rabu, 24 Juni 2026

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, Kamis 13 November 2025

Arie - Kamis, 13 November 2025 08:35 WIB
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, Kamis 13 November 2025
net
Ilustrasi.
Mata Uang Asia Ikut Tertekan

Baca Juga:

Mayoritas mata uang utama di Asia ikut terkoreksi terhadap dolar AS.

  • Won Korea Selatan melemah 0,29%
  • Yen Jepang turun 0,30%
  • Peso Filipina dan baht Thailand masing-masing terkoreksi 0,36% dan 0,22%
Pengamat: Pasar Ragu The Fed Akan Kembali Pangkas Suku Bunga

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menjelaskan, pasar mulai meragukan rencana The Federal Reserve (The Fed) untuk melanjutkan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

Baca Juga:
"Keraguan tersebut membuat investor kembali memburu aset berbasis dolar AS, sehingga berdampak pada penguatan dolar di perdagangan Asia," ujar Ibrahim dalam keterangan tertulis, Rabu (12/11/2025).

Selain itu, pasar juga menyoroti pemeriksaan Mahkamah Agung AS terhadap tarif perdagangan yang diterapkan Presiden Donald Trump. Meski demikian, putusan final atas kebijakan tersebut belum akan keluar dalam waktu dekat.

Isu Politik AS: Akhir dari Government Shutdown

Dari sisi politik, DPR AS dijadwalkan melakukan pemungutan suara untuk mengakhiri penutupan pemerintahan federal (government shutdown) setelah RUU pengeluaran disetujui Senat.

"Jika langkah ini diteken oleh Trump, maka penutupan pemerintahan terlama dalam sejarah AS akan resmi berakhir," jelas Ibrahim.

Baca Juga:
Menurutnya, berakhirnya government shutdown dapat membuka kembali jalan bagi rilis data ekonomi resmi yang sempat tertunda, sekaligus meredakan ketidakpastian terhadap prospek ekonomi AS.

Proyeksi BI: Pertumbuhan Ekonomi 2026 di Bawah Target

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada di kisaran 5,33%, sedikit di bawah target pemerintah dan DPR dalam APBN 2026 sebesar 5,4%.

"Target pemerintah cukup realistis, namun sangat bergantung pada kecepatan realisasi belanja fiskal dan stimulus ekonomi ke depan," terang Ibrahim.

BI juga menyiapkan langkah-langkah dukungan moneter dan makroprudensial, termasuk potensi penurunan suku bunga serta ekspansi likuiditas untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik.

Baca Juga:
Proyeksi Hari Ini

Dengan mempertimbangkan faktor global dan domestik, Ibrahim menilai rupiah berpeluang melanjutkan pelemahan terbatas pada perdagangan hari ini.

"Rupiah hari ini diperkirakan bergerak fluktuatif tetapi berpotensi ditutup melemah pada rentang Rp16.720–Rp16.760 per dolar AS," katanya.

katanya, Kamis (13/11/2025).

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong

Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong

Rupiah Berpotensi Bergerak Fluktuatif, Diperkirakan di Kisaran Rp17.800–Rp17.950 per Dolar AS

Rupiah Berpotensi Bergerak Fluktuatif, Diperkirakan di Kisaran Rp17.800–Rp17.950 per Dolar AS

Harga Minyak Dunia Melonjak Setelah Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz

Harga Minyak Dunia Melonjak Setelah Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz

Komentar
Berita Terbaru