Jumat, 17 April 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Selasa 11 November 2025: Berpotensi Menguat di Tengah Sinyal Dovish The Fed

Arie - Selasa, 11 November 2025 09:12 WIB
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Selasa 11 November 2025: Berpotensi Menguat di Tengah Sinyal Dovish The Fed
net
Ilustrasi.

digtara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Selasa (11/11/2025), diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat di kisaran Rp16.600–Rp16.660 per dolar AS.

Baca Juga:

Pada penutupan perdagangan Senin (10/11), rupiah tercatat menguat 36 poin ke level Rp16.654 per dolar AS.

Faktor Penggerak: Kombinasi Sentimen Eksternal dan Internal

Menurut Ibrahim Assuaibi, Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas dari PT Traze Andalan Futures, penguatan rupiah pada perdagangan sebelumnya ditopang oleh dorongan sentimen eksternal dan internal yang sama-sama positif.

Baca Juga:
"Ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga The Fed serta peningkatan keyakinan konsumen di dalam negeri menjadi katalis utama penguatan rupiah," ujar Ibrahim dalam riset hariannya.

Faktor Eksternal: Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Dari sisi global, pelaku pasar masih memperkirakan bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada Desember 2025.

Ekspektasi itu menguat setelah data pasar tenaga kerja AS menunjukkan pelemahan signifikan di sektor swasta.

Data Challenger Report mencatat adanya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terbesar dalam hampir 20 tahun terakhir selama Oktober 2025, memicu spekulasi bahwa bank sentral AS perlu melonggarkan kebijakan moneter untuk mencegah perlambatan ekonomi lebih lanjut.

Menurut CME FedWatch Tool, peluang The Fed memangkas suku bunga bulan depan kini mencapai 61,9%.

Selain itu, sentimen pasar juga membaik setelah Senat AS menyetujui langkah awal untuk mengesahkan RUU pendanaan pemerintah, yang diharapkan mengakhiri penutupan pemerintahan terpanjang dalam sejarah AS.

Baca Juga:
Faktor Domestik: Keyakinan Konsumen Meningkat

Dari dalam negeri, kepercayaan masyarakat terhadap perekonomian nasional menunjukkan tren positif.

Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) naik signifikan ke 121,2 pada Oktober 2025, dari 115,0 pada September.

Nilai di atas 100 menandakan optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi.

Kenaikan tersebut ditopang oleh dua komponen utama:

- Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) naik dari 102,7 menjadi 109,1, mencerminkan persepsi positif terhadap penghasilan dan lapangan kerja.

Baca Juga:
- Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) meningkat dari 127,2 menjadi 133,4, menunjukkan keyakinan terhadap prospek ekonomi enam bulan mendatang.

Ibrahim menilai, penguatan IKK menjadi indikasi solidnya konsumsi rumah tangga menjelang akhir tahun, yang berpotensi menopang pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025.

Prospek Rupiah

Dengan kombinasi faktor eksternal dan domestik yang kondusif, rupiah berpeluang melanjutkan penguatan terbatas terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini.

Namun, pelaku pasar tetap disarankan untuk mewaspadai volatilitas jangka pendek, terutama menjelang rilis data inflasi dan produksi industri AS akhir pekan ini.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini 17 April 2026 Diprediksi Melemah Tipis, Bergerak di Kisaran Rp17.100–Rp17.200 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini 17 April 2026 Diprediksi Melemah Tipis, Bergerak di Kisaran Rp17.100–Rp17.200 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini 16 April 2026 Diprediksi Melemah, Tertekan Outflow dan Sentimen Domestik

Rupiah Hari Ini 16 April 2026 Diprediksi Melemah, Tertekan Outflow dan Sentimen Domestik

Rupiah 15 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.200 per Dolar AS, Tertekan Sentimen Global

Rupiah 15 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.200 per Dolar AS, Tertekan Sentimen Global

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.200 per Dolar AS Hari Ini 13 April 2026, Dipicu Geopolitik dan The Fed

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.200 per Dolar AS Hari Ini 13 April 2026, Dipicu Geopolitik dan The Fed

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.140 per Dolar AS, Sentimen Timur Tengah Tekan Pasar

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.140 per Dolar AS, Sentimen Timur Tengah Tekan Pasar

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.040 per Dolar AS Hari Ini, Sentimen Global Masih Bayangi

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.040 per Dolar AS Hari Ini, Sentimen Global Masih Bayangi

Komentar
Berita Terbaru