Lampaui Target, Transaksi QRIS di Sumut Meroket Sepanjang Tahun 2024
digtara.com - Transaksi QRIS di Sumatera Utara (Sumut) meroket atau melonjak drastis.
Baca Juga:
- 100 Persen Sekolah SMA Sederajat di Sumut Kini Teraliri Listrik dan Internet, Dorong Digitalisasi Pendidikan
- OYO Laporkan Pengelola Hotel ke Polda Sumut atas Dugaan Pelanggaran Perjanjian dan Gangguan Operasional
- Dirut PT PASU Diduga Korupsi Penjualan Aluminium 2018–2024, Kejati Sumut Lakukan Penahanan
Realisasi transaksinya bahkan jauh melampaui target tahun ini.
Kantor Perwakilan BI Sumut mencatat, transaksi QRIS di Sumut hingga Oktober 2024 mencapai 217,28 juta transaksi.
"Realisasi transaksi QRIS mencapai 217.285.168 transaksi hingga Oktober 2024. Angka ini naik 358 persen dibanding target 2024 yang hanya 60,6 juta kali," kata Kepala Kpw BI Sumut IGP Wira Kusuma.
BI Sumut juga mencatat bahwa pengguna baru QRIS di Sumut naik cukup signifikan.
"Pengguna Qris mencapai 362,57 ribu atau 91,73 persen dari target," ujarnya.
Wira mengatakan untuk meningkatkan transaksi digital tersebut, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan experience pengguna Qris.
Hal ini diiringi dengan penguatan pelindungan konsumen untuk menekan berbagai potensi resiko dalam bertransaksi.
"Sebagai respon salah satu kebijakan sistem pembayaran untuk mendukung daya beli masyarakat akan diberlakukan MDR 0 persen bagi pelaku usaha mikro pada transaksi di bawah Rp500 ribu pada Desember ini," kata Wira.
100 Persen Sekolah SMA Sederajat di Sumut Kini Teraliri Listrik dan Internet, Dorong Digitalisasi Pendidikan
OYO Laporkan Pengelola Hotel ke Polda Sumut atas Dugaan Pelanggaran Perjanjian dan Gangguan Operasional
Dirut PT PASU Diduga Korupsi Penjualan Aluminium 2018–2024, Kejati Sumut Lakukan Penahanan
AKBP Bagus Priandy Resmi Jabat Kapolres Madina, Bawa Pengalaman Kortastipidkor Polri
Pemprov Sumut Anggarkan Rp430 Miliar untuk Pemulihan Pascabencana Banjir dan Longsor