Bursa Asia Dibuka Mixed
digtara.com | JAKARTA – pada awal perdagangan Jumat (12/4/2019) Bursa Asia dibuka bervariasi (mixed) dipicu oleh kehati-hatian investor menjelang musim laporan keuangan emiten kuartal I-2019.
Baca Juga:
Pukul 08.35 WIB, indeks Nikkei 225 naik 99,81 poin atau 0,46% ke 21.810,18, Kospi turun 2,27 poin atau 0,12% ke 1.221,77, Taiex turun 6,01 poin atau 0,04% ke 10.804,75, ASX 200 naik 39,33 poin atau 0,63% ke 6.238, Stratits Times terkoreksi 2,33 poin atau 0,09% ke 3.327,42 dan FTSE Malaysia naik 2,12 poin atau 0,13% ke 1.626,35.
Arah pergerakan bursa Asia mengikuti pergerakan Wall Street yang cenderung flat di tengah kecemasan jelang musim laporan keuangan perusahaan dan kekhawatiran perlambatan ekonomi global.
“Salah satu hal besar yang terjadi dalam beberapa hari terakhir adalah penurunan volatilitas yang luas di seluruh pasar,” ujar analis National Australia Bank (NAB) dalam riset pagi ini seperti dikutip Reuters.
NAB mengaitkan reaksi turunnya volatilitas pasar dengan peristiwa baru-baru ini terhadap perubahan kebijakan dovish bank sentral, tanda-tanda bahwa langkah stimulus China mulai menunjukkan efek dan kelanjutan perundingan dagang AS-China serta penundaan Brezit.
IHSG Ditutup Menguat ke 7.307, Saham BREN hingga TPIA Melonjak di Tengah Sentimen Global
IHSG Menguat 4,42% ke 7.279, Sentimen Gencatan Senjata AS-Iran Dorong Saham Big Caps
IHSG Melemah ke 6.971 pada 7 April 2026, Saham Big Caps dan Sentimen Global Tekan Pasar
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, 2 April 2026: Big Caps Dorong Penguatan
Rekomendasi Saham dan IHSG Hari Ini 31 Maret 2026, BBCA hingga MDKA Melemah