Terimbas Dampak Covid-19,Pasar Petisah Sepi Pembeli
Para pedagang mengeluhkan kehilangan pendapatan lantaran kurangnya daya beli masyarakat di saat merebaknya pandemi Covid-19 ini. Seperti di pasar Petisah di kota Medan pada hari rabu 8 April 2020 terlihat sepi pembeli bahkan beberapa pedagang memutuskan untuk tidak berjualan untuk menghindari kerugian. Meski harga kebutuhan masyarakat tidak mengalami kenaikan,masyarakat tetap tidak membeli kebutuhannya dipasar. Bahkan beberapa komoditas mengalami penurunan harga hingga 40 persen.
Baca Juga:
- Dituding Pungli Ijazah, Kepsek SDN 054886 Simpang Yon Linud 100 Langkat Beri Klarifikasi: Pemberitaan Tidak Benar
- Kelompok 3 PKA LAN RI Aceh Dalami Inovasi Pelayanan, Siap Bawa Praktik Baik untuk Daerah
- Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
Seperti yang dialami oleh Rahmad Siregar, Dagangan daging ayamnya mengalami penurunan hingga 40%. Dirinya mengatakan mengalami kerugian, sebelumnya harga ayam dijual dikisaran harga normal sebesar Rp. 30.000 – Rp.35.000, namun kini daging ayam dijualnya dengan harga Rp.22.000. Penjualannya berkurang hingga setengahnya pada hari biasa.
Pedagang berharap semoga wabah Covid-19 ini segera berakhir dan mengaku pasrah terhadap langkah yang diambil oleh pemerintah.
Dituding Pungli Ijazah, Kepsek SDN 054886 Simpang Yon Linud 100 Langkat Beri Klarifikasi: Pemberitaan Tidak Benar
Kelompok 3 PKA LAN RI Aceh Dalami Inovasi Pelayanan, Siap Bawa Praktik Baik untuk Daerah
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi
Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan