Senin, 12 Oktober 2026

Musdalifah Pangka Kembali Terpilih Pimpin KKSS Jawa Tengah untuk Ketiga Kalinya

Muswil KKSS Jawa Tengah
Ahsan Fauzi - Senin, 12 Oktober 2026 13:23 WIB
Musdalifah Pangka Kembali Terpilih Pimpin KKSS Jawa Tengah untuk Ketiga Kalinya
KKSS Jateng Center
Sekretaris Jenderal BPP KKSS Abdul Kadir Karding menyerahkan bendera pataka kepada Musdalifah Pangka

digtara.com - Musdalifah Pangka kembali terpilih sebagai Ketua Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) Jawa Tengah untuk ketiga kalinya. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) KKSS Jawa Tengah yang digelar di Hotel Dafam Semarang, Sabtu (10/10/2026).Musdalifah memperoleh kepercayaan dari 21 Dewan Pengurus Daerah (DPD) KKSS se-Jawa Tengah untuk kembali memimpin organisasi yang menjadi wadah silaturahmi dan pemberdayaan warga Sulawesi Selatan di perantauan.

Baca Juga:

Dalam sambutannya, Musdalifah mengatakan, kepercayaan tersebut bukan merupakan kemenangan pribadi, melainkan amanah dari seluruh keluarga besar KKSS Jawa Tengah.

"Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Di mana kita merantau, di situ kita berkontribusi," kata Musdalifah.

Ia menyampaikan tiga fokus utama yang akan menjadi perhatian dalam kepemimpinannya, yakni memperkuat persatuan warga, meningkatkan program sosial dan pemberdayaan ekonomi, serta memperluas sinergi dengan pemerintah daerah.

Menurut Musdalifah, KKSS Jawa Tengah harus menjadi rumah bersama bagi seluruh warga Sulawesi Selatan, tanpa membedakan latar belakang etnis, termasuk Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja.

Untuk mewujudkan hal tersebut, ia berencana memperkuat silaturahmi sekaligus mengaktifkan kembali program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Baca Juga:
Musdalifah juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap warga Sulawesi Selatan yang baru merantau ke Jawa Tengah. Menurut dia, mereka perlu mendapatkan dukungan agar dapat beradaptasi, hidup mandiri, dan meningkatkan kesejahteraan.

Selain itu, KKSS Jawa Tengah diharapkan dapat memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Ia menilai, warga Sulawesi Selatan di perantauan memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan antarsuku serta membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Musdalifah mengatakan, upaya membesarkan organisasi membutuhkan dukungan seluruh anggota, mulai dari sesepuh, senior, pengurus hingga generasi muda.

"Saya tidak bisa bekerja sendiri. Saya membutuhkan bantuan semua sesepuh, senior, dan anak-anak muda KKSS. Mari kita tinggalkan perbedaan kemarin. Sekarang waktunya kita bersatu untuk membesarkan KKSS Jawa Tengah," ujarnya.

Ia berharap seluruh keluarga besar KKSS dapat memberikan doa dan bimbingan agar amanah kepemimpinan tersebut dapat dijalankan dengan baik.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum BPP KKSS Ibnu Munzir menyampaikan arahan agar pelantikan pengurus baru dirangkaikan dengan rapat kerja. Dengan demikian, pengurus dapat segera menyusun program dan langkah konkret untuk menjalankan organisasi.

Adapun Sekretaris Jenderal BPP KKSS Abdul Kadir Karding berharap kepengurusan di bawah kepemimpinan Musdalifah dapat meningkatkan kualitas organisasi dan memperluas pengabdian kepada masyarakat.

Ia berharap KKSS Jawa Tengah semakin solid serta mampu memberikan manfaat bagi warga Sulawesi Selatan dan masyarakat di sekitarnya.

Terpilihnya kembali Musdalifah Pangka untuk ketiga kalinya menjadi kesempatan bagi KKSS Jawa Tengah untuk memperkuat persaudaraan warga perantauan sekaligus meningkatkan kontribusi di bidang sosial, pendidikan, ekonomi, dan pembangunan daerah. (San).

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ahsan Fauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Perkemahan Prestasi Ma’arif NU Jateng Digelar Desember, Target 4.270 Peserta

Perkemahan Prestasi Ma’arif NU Jateng Digelar Desember, Target 4.270 Peserta

Tunggakan Pajak Kendaraan di Jateng Capai Rp 3,3 Triliun, DPRD Soroti Rendahnya Kepatuhan

Tunggakan Pajak Kendaraan di Jateng Capai Rp 3,3 Triliun, DPRD Soroti Rendahnya Kepatuhan

Haji 2027, Jateng Dapat Kuota 34.122 Jemaah, 1.716 Masuk Prioritas Lansia

Haji 2027, Jateng Dapat Kuota 34.122 Jemaah, 1.716 Masuk Prioritas Lansia

Haji 2027, Kemenhaj Jateng Minta Petugas Siapkan Mitigasi Risiko Sejak Dini

Haji 2027, Kemenhaj Jateng Minta Petugas Siapkan Mitigasi Risiko Sejak Dini

Manasik Haji di Era Digital, Kemenhaj Jateng Dorong Pembimbing Kuasai IT

Manasik Haji di Era Digital, Kemenhaj Jateng Dorong Pembimbing Kuasai IT

Keracunan MBG, Apakah Biaya Pengobatan Ditanggung BPJS Kesehatan?

Keracunan MBG, Apakah Biaya Pengobatan Ditanggung BPJS Kesehatan?

Komentar
Berita Terbaru