PMI Kota Semarang Ajak Media Perkuat Edukasi Kemanusiaan
digtara.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang mengajak insan media memperkuat kolaborasi dalam menyampaikan informasi dan edukasi kemanusiaan kepada masyarakat.Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, Anggota, dan Relawan PMI Kota Semarang, Wiwit Rijanto, mengatakan media memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat memahami layanan dan program kemanusiaan PMI.
Baca Juga:
Menurut Wiwit, peran media tidak sebatas memberitakan kegiatan PMI. Media juga dapat menjadi jembatan edukasi antara PMI dan masyarakat.
"Kalau ada yang kurang dalam menyampaikan pesan melalui media, berikan saran dan masukan. Kami sangat terbuka dan berterima kasih," kata Wiwit.
Ia berharap kemitraan antara PMI dan media dapat berlangsung secara terbuka dan berkelanjutan. Kritik dan masukan dari media, lanjutnya, diperlukan untuk meningkatkan efektivitas komunikasi PMI kepada masyarakat.
Pentingnya informasi ketersediaan darah
Baca Juga:Salah satu informasi yang menurut Wiwit perlu mendapat perhatian adalah kondisi ketersediaan darah.
Ia mengatakan, masih terdapat anggapan di masyarakat bahwa persediaan darah di PMI kosong. Padahal, kondisi stok darah bersifat dinamis dan terus diperbarui berdasarkan data.
"Database kami terus diperbarui setiap hari. Media bisa membantu mengedukasi masyarakat berdasarkan data yang benar," ujarnya.
Wiwit menilai penyampaian informasi berdasarkan data penting dalam pelayanan kemanusiaan. Informasi yang akurat dapat membantu masyarakat mengambil keputusan sekaligus mencegah munculnya kekhawatiran dan kesalahpahaman.
Selain layanan donor darah, PMI Kota Semarang juga tengah menjalankan Bulan Dana PMI yang tahun ini memberikan perhatian kepada kelompok lansia dan penyandang disabilitas.
"Kami berharap sinergi dengan media tidak hanya berlangsung dalam momentum tertentu. Komunikasi yang konsisten dapat menjadi kekuatan untuk membangun kepercayaan dan memperluas edukasi kemanusiaan," katanya.
Ia juga mengajak media bersama-sama menangkal informasi negatif yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
"Hal-hal yang negatif mari kita sama-sama perangi untuk kemajuan PMI," tutur Wiwit.
Media punya peran dalam edukasi masyarakat
Baca Juga:Sementara itu, Wakil Ketua PMI Kota Semarang Widoyono mengatakan informasi memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat.
Menurut dia, masyarakat perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai tugas dan fungsi PMI agar dapat memahami serta memanfaatkan berbagai layanan kemanusiaan yang tersedia.
Widoyono juga menilai informasi memiliki posisi penting dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, media memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi yang bermanfaat dan mencerdaskan masyarakat.
"Informasi itu merupakan salah satu pilar dalam demokrasi. Jadi sangat penting dan mohon bantuan dari teman-teman media untuk menyosialisasikan tugas dan fungsi PMI melalui informasi edukatif kepada masyarakat," ujar Widoyono.
Ia berharap media terus berkontribusi dalam memperkenalkan berbagai kerja kemanusiaan PMI kepada publik.
Kolaborasi PMI dan media tersebut kemudian ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama oleh para insan media yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Komitmen itu mengusung tema "Bersama Media, Menguatkan Kemanusiaan.". (San).
Baca Juga:
Momen Hari Kemerdekaan, Polri Serentak Kirim 44 Truk Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa Flores
Koalisi Keberlanjutan Media Resmi Terbentuk, Satukan Pers, Pemerintah, Kampus, dan Masyarakat Sipil
UIN Sunan Kudus Gandeng Puluhan Jurnalis Lintas Media, Perkuat Branding Kampus
Beri Rasa Nyaman, PMI Kota Semarang Siapkan 30 Bed Tempat Tidur Bagi Pemudik
Gandeng Kwarcab Pramuka dan sejumlah Stakeholder, PMI Kota Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran 2026