Sabtu, 11 Juli 2026

Wakili Pj. Bupati Langkat Sekda Amril Buka Rakor Implementasi Integrasi Layanan Primer Kabupaten Langkat

Hendra Mulya - Sabtu, 22 Juni 2024 21:45 WIB
Wakili Pj. Bupati Langkat Sekda Amril Buka Rakor Implementasi Integrasi Layanan Primer Kabupaten Langkat
Istimewa
digtara.com - LANGKAT | Dalam rangka penerapan integrasi layanan primer, Pemerintah Kabupaten Langkat menggelar Rapat Koordinasi Implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) Kabupaten Langkat bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Kamis (20/6/24).

Pj Bupati Langkat H.M.Faisal Hasrimy, AP., M.AP diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril, S.SOS., M.AP sampaikan bahwa pemerintah daerah Kabupaten Langkat siap mendukung agenda transformasi sistem kesehatan tersebut.

Baca Juga:

"Dimana transformasi ini merupakan upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.

Kegiatan ini dihadiri 5 lokus Kecamatan yang menjadi titik awal yaitu Salapian, Stabat, Hinai, Besitang, Selesai, dan Pangkalan Susu dengan menghadirkan Camat, Kepala Desa/Lurah dan Kepala Puskesmas dengan menghadirkan pemateri Usaid Momentum Sumut Syafrimed Aziz.

Sambutan Pj Bupati Langkat H.M. Faisal Hasrimy, AP., M.AP yang disampaikan Sekretaris Daeeah Kabupaten Langkat Amril, S.SOS., M.AP sampaikan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia mulai mengintegrasikan dan merevitalisasikan pelayanan kesehatan primer.

"Dimana integrasi tersebut akan melihat mulai dari pelayanan puskesmas hingga ke tingkat desa," katanya.

Hal tersebut bertujuan menyamakan kebijakan integrasi pelayanan primer yang berfokus pada pemenuhan layanan kesehatan sesuai siklus hidup dalam mendukung agenda transformasi sistem kesehatan.

Sekda Langkat Amril menambahkan bahwa Pemkab Langkat telah mengikuti rakor terkait implementasi integrasi layanan primer untuk seluruh republik Indonesia di Jakarta.

"Pemda diminta menyampaikan agar hal yang dibutuhkan daerah terkait pelayanan kesehatan bisa segera terpenuhi," ucap Amril.

Di kesempatan tersebut, Sekda Langkat tersebut menyampaikan update perkembangan penimbangan dan pengukuran stunting di Kabupaten Langkat.

"Sampai hari ini data yang sudah masuk sekitar 98,46%, dimana 88.000 lebih balita yang sudah melakukan penimbangan dan pengukuran. Dari hasil tersebut ada 334 balita yang terindikasi stunting," ucapnya.

"Ada kesenjangan yang cukup tinggi antara SKI yang dirilis 2023 angka stunting Kabupaten Langkat sekitar 16%, namun setelah melakukan penimbangan yang terindikasi hanya 0,39%," katanya.

Sekda Langkat mengajak untuk harus pertahankan persentase ini, karena hasil ini real menggunakan alat standar yang diinstruksikan oleh pusat.

"Kita akan segera membuat pertemuan menyeluruh untuk tindak lanjut terkait anak anak yang terindikasi stunting di Kabupaten Langkat tersebut," ucapnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Mendagri Resmi Tunjuk Wabup Tiorita Surbakti Sebagai Plt Bupati Langkat

Mendagri Resmi Tunjuk Wabup Tiorita Surbakti Sebagai Plt Bupati Langkat

KPK Tetapkan Bupati Langkat Syah Afandin dan Seorang Kontraktor sebagai Tersangka Kasus Suap Proyek

KPK Tetapkan Bupati Langkat Syah Afandin dan Seorang Kontraktor sebagai Tersangka Kasus Suap Proyek

Tiba di Jakarta, Bupati Langkat Syah Afandin Jalani Pemeriksaan Intensif di KPK

Tiba di Jakarta, Bupati Langkat Syah Afandin Jalani Pemeriksaan Intensif di KPK

Pimpin Upacara Harganas ke-33, Wabup Tiorita Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga

Pimpin Upacara Harganas ke-33, Wabup Tiorita Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga

Bupati Langkat Syah Afandin Perkuat Sistem Merit Lewat Manajemen Talenta ASN

Bupati Langkat Syah Afandin Perkuat Sistem Merit Lewat Manajemen Talenta ASN

Bupati Syah Afandin Dukung KNPI Jadi Pemersatu Pemuda Langkat

Bupati Syah Afandin Dukung KNPI Jadi Pemersatu Pemuda Langkat

Komentar
Berita Terbaru