Sabtu, 14 Maret 2026

PTM Belum Boleh, Orangtua Tetap Siapkan Peralatan Sekolah Anak

Redaksi - Sabtu, 10 Juli 2021 06:21 WIB
PTM Belum Boleh, Orangtua Tetap Siapkan Peralatan Sekolah Anak

digtara.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara belum membolehkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tengah penyebaran Covid-19 yang masih tinggi. Namun jelang tahun ajaran baru, awal pekan depan, para orangtua tetap mempersiapkan peralatan sekolah anak-anaknya.

Baca Juga:

Hak itu terlihat dari pantauan digtara.com di beberapa pusat berbelanjaan. Di Swalayan Maju Bersama Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia, tampak ramai. Orangtua memborong buku sekolah dan alat tulis lainnya berupa kotak pensil, pena, pensil, penggaris dan lain sebagainya.

Linda, salah seorang pengunjung mengatakan, perlengkapan sekolah tetap dibutuhkan karena ada tugas Pekerjaan Rumah (PR) dari guru sekolah yang harus ditulis.

“Iya memang belajarnya secara online tapi ada tugas dari guru anak saya yang harus dikerjakan sehingga dalam seminggu ada 3 kali wajib ke sekolah untuk mengantar tugas saja,” tuturnya kepada digtara.com, Sabtu (10/7/2021).

Namun ia kecawa lantaran sebelum diumumkannya pembatalan PTM, mereka sudah begitu semangat membeli tas sekolah, sepatu, dan baju sekolah baru untuk anaknya karena memasuki semester baru.

“Kita kecele karena kami pikir udah bakal sekolah seperti biasa karena sempat beredar kabar tapi gak taunya baru tatap muka nanti bulan Agustus,” tukasnya.

Tetapi, demi kesehatan anak, ia akan mematuhi sepenuhnya keputusan pemerintah.

“Mau sekolah online mau enggak sama aja menurut saya yang penting anak saya tetap sehat. Malah untungnya karena sekolah secara online saya bisa melihag kegiatan anak saya terutama pola makannya bisa saya jaga. Karena di zaman Covid ini untuk makan di luar saya jadi ragu,” pungkasnya. (mag-01)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Komentar
Berita Terbaru