Hari Lahir Pancasila, Jokowi Waspadai Ideologi Transnasional Radikal
digtara.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperingatkan seluruh bangsa Indonesia mengenai rivalitas dan kompetisi ideologi pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni.
Baca Juga:
- Dituding Pungli Ijazah, Kepsek SDN 054886 Simpang Yon Linud 100 Langkat Beri Klarifikasi: Pemberitaan Tidak Benar
- Kelompok 3 PKA LAN RI Aceh Dalami Inovasi Pelayanan, Siap Bawa Praktik Baik untuk Daerah
- Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
“Yang harus kita waspadai adalah meningkatnya rivalitas dan kompetisi, termasuk rivalitas antar pandangan, rivalitas antar nilai-nilai, dan rivalitas antar ideologi,” ujarnya dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (1/6).
Salah satunya adalah ideologi transnasional yang cenderung semakin meningkat memasuki berbagai lini kehidupan masyarakat dengan berbagai cara dan berbagai strategi. Kepala negara menyatakan perkembangan ideologi transnasional radikal dipercepat dengan perkembangan teknologi.
“Ketika konektivitas 5G melanda dunia maka interaksi antar dunia juga akan semakin mudah dan cepat. Kemudahan ini bisa digunakan oleh ideologi transnasional radikal untuk merambah ke seluruh pelosok Indonesia, ke seluruh kalangan, dan ke seluruh usia tidak mengenal lokasi dan waktu,” ujarnya.
Oleh sebab itu, ia mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat ideologi Pancasila. Menurutnya, diperlukan cara-cara yang di luar kebiasaan untuk menghadapi rivalitas dan kompetisi ideologi tersebut, yakni dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.
“Menghadapi semua ini, perluasan dan pendalaman nilai-nilai Pancasila tidak bisa dilakukan dengan cara-cara biasa. Diperlukan cara-cara baru yang luar biasa memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama revolusi industri 4.0,” ujarnya.
Hari ini, 1 Juni diperingati sebagai hari lahir Pancasila. Pemerintah menetapkan hari ini sebagai hari libur nasional.
Dituding Pungli Ijazah, Kepsek SDN 054886 Simpang Yon Linud 100 Langkat Beri Klarifikasi: Pemberitaan Tidak Benar
Kelompok 3 PKA LAN RI Aceh Dalami Inovasi Pelayanan, Siap Bawa Praktik Baik untuk Daerah
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi
Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan