Peringati Se-abad NU, PWNU Jateng Gelar Apel Kemanusiaan Di Batang
digtara.com - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah akan menggelar Apel Kemanusiaan yang akan diikuti ribuan relawan NU Peduli, generasi muda dan pelajar NU se-Jawa Tengah di alun-alun Kabupaten Batang, Minggu (1/2/2026) mendatang.
Baca Juga:
Wakil ketua Tanfidziyah PWNU Jateng Dr KH Ahmad Rofiq mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian beberapa agenda kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati satu abad (kalender Masehi) NU yang lahir pada tanggal 31 Januari 1926, dan ulang tahun ke-103 (kalender hijriah).
"Apel akan dipimpin ketua Tanfidziyah PWNU Jateng KH Abdul Ghaffar Rozin, dijadwalkan akan dimulai pukul 15.00, dan pada malam harinya akan dilaksanakan istighotsah di pendopo Kabupaten Batang," kata Gus Rofiq yang juga ketua panitia peringatan satu abad NU PWNU Jateng di Semarang, Minggu (25/2/2026).
Menurutnya, tema yang diusung pada harlah kali ini adalah Mengabdi dengan hati dan melayani dengan aksi. Dipilihnya tema ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian nahdliyyin ditengah terjadinya bencana yang melanda di beberapa daerah di tanah air belakangan ini.
Baca Juga:
Sebelum apel, lanjutnya diawali dengan parade perform Marching Band, Parade pendekar pencak silat Pagar Nusa NU, parade relawan kebencanaan dan parade mobil ambulance NU. Selain itu panitia juga membuka layanan cek kesehatan dan konsultasi bantuan hukum kepada masyarakat di sekitar arena apel.
Dia menambahkan, selain apel dan istighotsah juga disiapkan kegiatan Kopi Darat (Kopdar) Kader NU Lintas Profesi yang dijadwalkan akan dilaksanakan setelah lebaran dan Bahtsul masail di kantor PCNU Kabupaten Pekalongan, Minggu (25/2/2026).
Saat ini, ujarnya panitia Harlah dan peringatan seabad NU PWNU Jateng bersama PCNU Kabupaten Batang sedang menyempurnakan persiapan apel kemanusiaan dan istighotsah, terutama rasionalisasi peserta apel kemanusiaan.
Rasionalisasi peserta apel dilakukan karena jumlah calon peserta apel dari berbagai cabang NU di Jateng semakin membengkak, padahal kapasitas alun-alun daya tampungnya maksimal 5 ribu orang.
Karena itu, kecuali calon peserta apel dari luar Kabupaten Batang dan sekitarnya jumlahnya dikurangi , sebab kalau di paksakan dan khawatirkan berpotensi memunculkan dampak yang kurang baik, terutama dalam hal keselamatan dan kenyamanan jamaah selama mengikuti kegiatan ini.
"Alhamdulillah pimpinan NU dari berbagai daerah di Jateng memahami kondisi ini, kepada Pemkab Batang, PCNU Batang bersama jamaah nahdliyyinnya kami sampaikan ucapan terima kasih atas partisipasinya sehingga semakin menyemarakkan kegiatan ini," tuturnya. (San).
Baca Juga:
Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah Minta Kader IPNU-IPPNU Jaga Nilai Persatuan dan Kebangsaan
Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Jadi Fokus Garapan IKA PMII Jateng, Batang Jadi Contoh Pertumbuhan Ekonomi
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Jumat 26 Desember 2025
Rais Aam dan Ketum PBNU Harus Rela Menyerahkan Mandat Jika Tak Patuhi Keputusan Musyawarah Kubro Ponpes Lirboyo
Sikapi Dinamika PBNU, Ketua PW GP Ansor Jateng Instruksikan Seluruh Kader Tetap Jaga Marwah Kiai