Minggu, 31 Agustus 2025

Mantan Aktivis 98 Ajak Mahasiswa Turun ke Jalan Gulingkan Jokowi: Kekuasan Ini Harus Segera Usai

Arie - Senin, 22 Januari 2024 11:00 WIB
Mantan Aktivis 98 Ajak Mahasiswa Turun ke Jalan Gulingkan Jokowi: Kekuasan Ini Harus Segera Usai
suara.com
Mantan Aktivis 98 Ajak Mahasiswa Turun ke Jalan Gulingkan Jokowi: Kekuasan Ini Harus Segera Usai

digtara.com - Sejumlah mantan aktivis 98 mengajak para mahasiswa Indonesia untuk menggelar aksi bersama menurunkan rezim Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dinilai telah menimbulkan persoalan-persoalan baru di masyarakat.

Baca Juga:

Salah seorang aktivis 98, Tendry Masengi mengaku saat ini dirinya geram melihat cara kepemimpinan Jokowi yang dinilai tidak melahirkan kebijakan tidak pro rakyat.

Jokowi, lanjut Tendry, dianggap telah mengebiri demokrasi yang dibangun dengan memuluskan langkah putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres pendamping Prabowo Subianto.

"Semua persoalan sudah berlalu, MK dihabisi, kemudian demokrasi dikebiri. Pertanyaannya kita mau ngapain? Apakah menerima Pemilu sebagai jalan keluar dan pemberi harapan-harapan palsu atau tidak, bergantung di forum ini," kata Tendry dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/1/2024).

"Bergantung kepada komando adik-adik mahasiswa. Apakah kita marah atau kita hanya mengeluarkan amarah sebatas di ruangan ini atau kita mempraktikkan ke jalan-jalan yang ada di Jakarta atau kota kalian masing-masing," tambahnya.

Bagi seorang aktivis, pemakzulan tidak ada dalam ruang konstitusi, Mahkamah Konstitusi, dan ruang DPR. Namun pemakzulan oleh seorang aktivis dilakukan di jalanan.

"Terserah kalian memilih jalan mana, di Semanggi, Gatsu terserah. Kita harus memberikan peringatan terakhir untuk kekuasaan zalim di negeri ini. Jadi kami menunggu undangan kalian kita aksi di mana," bebernya.

Tendry juga mengutip perkataan tokoh Politik Romawi, Julius Caesar yang menyatakan jika seorang harus melawan hukum, maka pastikan untuk melawan kekuasaan yang korup.

"Jika kalian harus melanggar hukum, pastikan kalian melawan kekuasaan yang korup. Jadi kalau hari ini kita turun ke jalan dan kita memilih resiko dipenjara, mati terluka itu karena kita sadar, kita sedang melawan kekuasaan yang korup," tuturnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Demo di Depan Polda NTT, Kelompok Massa Bakar Ban

Demo di Depan Polda NTT, Kelompok Massa Bakar Ban

Gubernur NTT Ingatkan Hindari Aksi Anarkis

Gubernur NTT Ingatkan Hindari Aksi Anarkis

Rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani Diduga Dijarah Massa di Bintaro

Rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani Diduga Dijarah Massa di Bintaro

Massa Geruduk dan Jajah Rumah Ahmad Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya: Ini Kronologinya

Massa Geruduk dan Jajah Rumah Ahmad Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya: Ini Kronologinya

Benteng DPR RI Jebol! Massa Tumpah Ruah ke Senayan, Polisi Dibombardir Petasan

Benteng DPR RI Jebol! Massa Tumpah Ruah ke Senayan, Polisi Dibombardir Petasan

Jakarta Membara: 7 Halte Transjakarta Dibakar, Layanan Lumpuh Total

Jakarta Membara: 7 Halte Transjakarta Dibakar, Layanan Lumpuh Total

Komentar
Berita Terbaru