Dianggap Bisa Ganggu Kinerja Presiden, Jokowi Didesak Copot Menag Yaqut
Baca Juga:
- HAB ke-80 Tingkat Kota di Gelar di Halaman Balaikota Semarang, Pertahankan Kota Toleran Nasional dan Mantapkan MTQ 2026
- Gelar Upacara HAB ke-80, Kanwil Kemenag Jateng Komitmen Perkuat Pengabdian dan Kerukunan Serta Kualitas Layanan
- HAB ke-80, Sinergi Pemprov Jateng dengan Kemenag Wujudkan Kerukunan Masyarakat
Menurut Saiful, Jokowi harus mengevaluasi Menag Yaqut setelah pernyataannya yang menimbulkan polemik.
“Dengan jabatan yang dipercayakan kepadanya lalu melontarkan kata-kata yang sangat sensitif, tentu dapat memancing kemarahan publik,” kata Saiful, Senin (28/2/2022).
Yaqut seharusnya memberikan kesejukan, bukan menimbulkan kontroversi.
Oleh karena itu, Saiful meminta agar Menag Yaqut untuk introspeksi diri.
“Saya menyarankan kepada menteri agama untuk introspeksi diri,” ujarnya.
Menurut Saiful, kontroversi yang ditimbulkan Yaqut mampu mengganggu kinerja Presiden Jokowi.
Pasalnya, hal tersebut dapat memancing berbagai asumsi publik sehingga mengganggu efektivitas kinerja Jokowi.
“Presiden mencatat dan bahkan apabila diperlukan juga dapat mencopot menag,” jelasnya.
Dianggap Bisa Ganggu Kinerja Presiden, Jokowi Didesak Copot Menag Yaqut
HAB ke-80 Tingkat Kota di Gelar di Halaman Balaikota Semarang, Pertahankan Kota Toleran Nasional dan Mantapkan MTQ 2026
Gelar Upacara HAB ke-80, Kanwil Kemenag Jateng Komitmen Perkuat Pengabdian dan Kerukunan Serta Kualitas Layanan
HAB ke-80, Sinergi Pemprov Jateng dengan Kemenag Wujudkan Kerukunan Masyarakat
Ada Alarm Serius Ribuan Jemaah Haji Khusus Gagal Berangkat, Kementeran Haji dan BPKH Harus Segera Berbenah
Cetak Kader Penggerak Kerukunan dan Duta Moderasi Beragama di Kalangan Generasi Muda, FKUB Muda Jateng Gelar Sekolah Kerukunan