Bobby Nasution: Masyarakat Medan Sedang Krisis Moral
digtara.com – Calon wali kota Medan nomor urut dua, Bobby Nasution berpandangan bahwa masyarakat Medan sedang dilanda krisis moral. Masyarakat Medan Sedang Krisis Moral
Baca Juga:
Hal itu dikatakannya saat menghadiri deklarasi tim pemenangan Munajat Medan Berkah, di Hotel Madani, Jalan Sisingamangaraja, Selasa 29 September 2020. Di hadapan kader Al Washliyah, Bobby Nasution membicarakan kondisi masyarakat Medan terkini.
“Contoh kecilnya, ketika ada bahasa ini Medan bung. Dulu, saat pertama kali diucapkan mengenai hal-hal baik tentang kota Medan. Tetapi sekarang, sewaktu kita bawa mobil ada kereta yang main sorong aja, terus dibilang ‘Ini Medan Bung!’. Hal itulah yang disebut krisis moral dan ketika itu sudah berubah seharusnya pemerintah masuk untuk membentuk karakter anak Medan,” jelasnya.
Disamping itu, ia berpendapat terdapat dua inti pembangunan kota Medan ke depannya, yakni sumber daya manusia dan pembangunan fisik.
Itu pula yang menjadi kegelisahan menantu Jokowi selama ini, terkhususnya soal kebutuhan dasar yang belum terpenuhi sampai saat ini seperti di bidang pendidikan dan kesehatan.
Anggaran
“Kalau kita lihat di bidang pendidikan, bukan ingin menjelekkan yang lama, tetapi memang semua harus diketahui. Kira-kira dari sisi anggaran, jika hadirin mencoblos saya, satu tahun memimpin dengan anggaran 6 triliun. Kami akan kelola untuk masyarakat kota Medan dengan cita-citanya,” ungkapnya.
Baca: Deklarasi Munajat Medan Berkah, Bobby Nasution Janjikan 1.000 Beasiswa dan Tutup Tempat Maksiat
Dikatakannya lebih lanjut, seharusnya dengan dana sebesar itu masalah pembangunan fisik seperti jalan tidak lagi ada yang berlubang. Adapun ia juga jelaskan alasan dirinya menyebutkan angka 30 triliun beberapa hari silam. Lebih jauh, ia sebut dengan anggaran besar tersebut seharusnya intensitas banjir dan kondisi jalan yang berlubang dapat berkurang. Namun yang terjadi tidak demikian.
Baca: Bobby Nasution Kritisi Sistem Penanganan Sampah di Medan
“Kenapa saya bilang 30 triliun, karena kalau terpilih kan saya akan menjabat selama lima tahun. Jadi kalo anggaran satu tahun 6 trilliun maka tinggal dikali lima saja. Disitulah tanggung jawab yang diberikan kepada kami. Nah, seharusnya kalo pas menjabat ada satu juta lubang maka ketika mau menjabat lagi kuranglah 900 ribu. Karena mau gimana nanti kampanye lagi,” tutupnya.
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.
Bobby Nasution: Masyarakat Medan Sedang Krisis Moral
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur