Kampanye Langgar Protokol Kesehatan, Bawaslu: Kita Kumpulkan Laporannya
digtara.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Medan mengaku tengah mengumpulkan laporan kegiatan kampanye yang langgar ketentuan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 oleh pasangan calon Pilkada Medan 2020.
Baca Juga:
Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu Kota Medan, Payung Harahap, merespon kabar yang beredar terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan pencegahan Covid-19 oleh pasangan calon dan tim-nya dalam pelaksanaan kampanye hari pertama kemarin.
“Karena itu alat kerja kita untuk melakukan pengawasan. Terkait dengan pemberitahuan kepada publik mengenai pelanggaran protokol kesehatan itu adalah berbentuk laporan cepat panwas yang dibagikan di grup WA (Whatsapp),†jelasnya saat dikonfirmasi digtara.com, Senin (28/9/2020).
Adapun kegiatan kampanye di hari pertama dilakukan pada Sabtu, 26 September 2020. Kedua pasangan calon Wali kota dan Wakil Wali Kota Medan diduga tidak taat protokol kesehatan.
“Nah, termasuk jaga jarak, memakai masker dan kerumunan massa itu yang sebenarnya menjadi masalah sampai hari ini. Kegiatan di hari pertama itu sebenarnya kegiatan yang sama-sama di masing-masing pasangan calon nomor 1 dan 2 dan kebetulan dari jadwal yang kita terima itu adalah pasangan nomor urut 2,†jelasnya.
BENTUK PELANGGARAN
Adapun, saat kegiatan relawan Sedulur Bobby-Aulia terpantau adanya hiburan berupa tarian tradisional yang dilakukan oleh beberapa anak-anak perempuan. Namun, saat dikonfirmasi ke Bawaslu kota Medan, perihal pelibatan anak-anak sampai saat ini belum mendapatkan laporannya.
“Kalau pelibatan anak-anak sampai saat ini dokumennya kita tidak punya. Kebetulan yang di Kecamatan ada Panwas Kecamatan kami belum dapat laporan dari mereka,†ungkapnya.
Di sisi lain, terpantau juga ketika Akhyar ikut bernyanyi dengan membuka masker di acara deklarasi Relawan Akhyar Salman (RASA) yang dilakukan di kafe Roda Tiga Medan.
Beliau terangkan lebih lanjut bahwa dengan adanya dugaan pelanggaran, maka komitmen Cawalkot mengenai protokol kesehatan perlu kembali dipertanyakan. Seperti, menjaga jarak, memakai masker, dan jumlah hadir di dalam ruangan yang terbatas.
“Memang sampai saat ini yang menjadi persoalan ialah standart protokol kesehatan saat pelaksanaan melakukan kegiatan pertemuan,†tutupnya.
[AS]
https://www.youtube.com/watch?v=BE3mW4jnWPA
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel YoutubeDigtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur