Salman: Pemerintah Pusat Kurang Berperan Lakukan Normalisasi Sungai
digtara.com – Semalaman beberapa titik di kota Medan dilanda banjir karena curah hujan yang tinggi. Salman selaku bapaslon wakil walikota Medan, yang berpasangan dengan Akhyar dalam Pilkada 2020, katakan sebab kurangnya peran pemerintah pusat dalam menormalisasi sungai di kota Medan. Salman: Pemerintah Pusat Kurang Berperan Lakukan Normalisasi Sungai
Baca Juga:
Hal itu disampaikan Salman Alfarisi saat dikonfirmasi digtara.com melalui saluran telepon, Selasa (15/9/2020). Menurutnya, terdapat dua faktor penyebab banjir sering melanda kota Medan, yakni soal infrastruktur dan sadar akan sampah.
“Terkait infrastruktur semisal akibat dari kurangnya peran pemerintah pusat terhadap normalisasi sungai. Karena banyak sebenarnya sungai di kota Medan yang jadi tanggung jawab pemerintah pusat untuk dinormalisasi,” ungkapnya.
Dikatakannya, sampai saat ini, kota Medan belum pernah mendapatkan upaya program normalisasi sungai yang dilakukan oleh pusat sebagaimana di kota besar yang lain. Makanya itu dapat jadi satu point yang mendapat perhatian oleh masyarakat. Agar saluran air dapat berjalan dengan lancar.
“Selain itu, untuk perbaikan drainase dan saluran air sudah dianggarkan di R-APBD 2020 untuk kota Medan. Namun karena ada instruksi dari presiden untuk melakukan refocusing anggaran yang lebih memfokuskan pada penangan covid-19. Alhasil terjadi pergeseran anggaran sehingga terkendala dalam infrastruktur, terutama di saluran air,” jelas Salman.
Salman berharap mudah-mudahan di sisa tahun anggaran yang lagi berjalan ini, bisa diantisipasi dan mendapat perhatian dari pemerintah kota Medan.
Sedangkan terkait dengan sadar akan sampah, Salman ucapkan pentingnya dibangun dalam karakter masyarakat agar sungai-sungai, parit-parit dapat bersih dari sampah. Oleh karena itu arahnya lebih ke edukasi.
“Kampanye yang kita lakukan lebih ke menjaga lingkungan dengan sadar sampah,” tandasnya.
[ya]Â Salman: Pemerintah Pusat Kurang Berperan Lakukan Normalisasi Sungai
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel YoutubeDigtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur