Terkait Demo Warga Marancar ke PLTA, Kadisnaker Tapsel: Hak Warga 70 Persen

Kamis, 25 November 2021 10:22
ist
Suasana aksi warga demo di pintu masuk PLTA

digtara.com – Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisaker) Tapsel, Arman Pasaribu menanggapi aksi demo warga Kecamatan Marancar, Tapanuli Selatan pada pihak PLTA (PT NHSE).

Ia berjanji akan mendalami dan berdialog serta menyampaikan aspirasi warga kepada perusahaan PLTA tersebut secepatnya.

Kepada wartawan, Kamis (25/11/2021), Arman Pasaribu menegaskan sesuai MoU Amdal dengan perusahaan bahwa warga Tapsel harus mendapat posisi 70% dan 30% dari luar.

“Itu sudah kuota pekerja daerah dan Amdal, sebagaimana juga dengan Tambang Batang Toru itu sudah seharusnya. Akan kita koordinasi sampaikan kepada perusahaan, ” kata Arman Pasaribu.

Arman melanjutkan, kendala yang dialami selama ini adalah sumber daya manusia (SDM).

“Sumber daya manusia biasanya jadi masalah atau skil, ” Kata Arman Pasaribu.

Humas perusahaan NSHE Myrna Soeryo, kepada media akan mengkoordinasikan dengan managemen pusat terkait protes tersebut.

“Saya koordinasikan dengan managemen pusat. Kami akan berikan tanggapan secepatnya,” kata Myrna Soeryo.

Laman: 1 2

Berita Terkait