Longsor, Akses Jalan Penghubung Dairi-Karo Terputus
digtara.com | DAIRI – Ruas jalan di kawasan hutan Lae Pondom, Kabupaten Dairi, tertutup longsoran tanah. Akibatnya akses penghubung Medan-Banda Aceh yang melalui Karo dan Dairi, terputus total.
Baca Juga:
Longsor tersebut diakibatkan tingginya curah hujan di sejumlah daerah Kabupaten Dairi satu bulan terakhir. Puncaknya terjadi longsor di jalan nasional yang tepatnya berada di Kecamatan Silalahi Sabungan yang menghubungkan Kabupaten Dairi menuju Kabupaten Karo.
“Curah hujan hari ini di Kabupaten Dairi memang deras sekali. Kita kemudian mendapat informasi ada longsor menuju arah Medan tepatnya di Lae Pondom,” kata Kanit Patroli Lantas Polres Dairi, Ipda JP Karosekali, dikutip dari iNews.id, Senin (11/11/2019).
Menurutnya, terdapat tiga titik longsor yang jaraknya cukup berdekatan. Longsor sendiri terjadi pada Minggu sore. Material longsor berupa tanah, lumpur, bebatuan dan pohon tumbang menutup akses jalan di lokasi itu.
Untuk mencegah kemacetan pihak kepolisian langsung mengalihkan kendaraan untuk melintas melalui jalur alternatif dari kedua arah. Sejumlah petugas bersama BPBD Dairi berupaya membersihkan lokasi longsor.
“Kita sudah berkoordinasi dengan BPBD. Alat berat juga sudah diturunkan,” kata dia.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun akibat longsor, ratusan kendaraan berukuran besar harus bertahan menunggu perbaikan berlangsung. Polisi mengimbau pengendara berhati-hati melintasi wilayah tersebut.
[AS]
Cuaca Ekstrem, Pencarian Korban Tanah Longsor Secara Manual di Manggarai Timur Dilakukan Secara Manual
Satu Korban Tertimbun Tanah Longsor di Manggarai Timur Ditemukan
Dua Perempuan di Manggarai Timur Masih Tertimbun Tanah Longsor
Banjir Sumatera 2025: Refleksi Komunikasi Politik dan Relasi Kuasa dalam Tata Kelola Bencana
Mbak Tietha Kirim Bantuan Warga Terdampak Bencana Longsor Majenang, Minta Ada Pendampingan Trauma Healing Pasca Bencana