UIN Pastikan Kabar Mahasiswanya Tewas dalam Demo Hoaks !
Digtara.com | MEDAN – Universitas Islam Negeri Sumatera Utara memastikan bahwa kabar mengenai tewasnya Ali Mustawa dalam kerusuhan demonstrasi mahasiswa di depan gedung DPRD Provinsi kemarin adalah informasi palsu alias hoaks
Baca Juga:
- UIN Syarif Hidayatullah Launching Pusat Studi Haji dan Umrah. Wamenhaj Dahnil: Pentingnya Pengembangan Literasi Perhajian
- Atasi Ancaman Abrasi, Warga Purworejo Bonang Gandeng Komunitas Phylosopicture KPI UIN Walisongo Tanam Mangrove di Sepanjang Pesisir
- Mahasiswa KPI UIN Walisongo Ajak Siswa SDN Purwoyoso 3 Peduli Alam Sejak Dini
Yuni Salma, Kasubbag Humas dan Informasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), menegaskan Ali Mustawa bahkan saat ini dalak kondisi yang baik.
“Alhamdulillah Ali Mustawa, mahasiswa kita yang dikabarkan meninggal saat aksi semalam, dalam keadaan baik,” ungkapnya, Rabu (25/9/2019).
Dia memastikan Ali Mustawa tidak meninghal dunia seperti informasi yang banyak beredar di media-media sosial usai kerusuhan pecah.
Namun UIN, katanya, masih mendalami bagaimana kondisi semua mahasiswanya yang terlibat demonstrasi di depan gedung DPRD Sumut kemarin.
Mengenai proses hukum, UIN untuk sementara ini hanya mengetahui beberapa dari mahasiswanya yang ikut demo menjalani pemeriksaan polisi, terkait dengan kerusuhan.
“Info lebih lanjut akan kami berikan setelah kami mendapat info yang valid,” ujar Yuni.
Sejumlah informasi palsu (hoaks) beredar di media sosial pascakerusuhan demonstrasi berbagai elemen mahasiswa Medan di depan gedung DPRD Sumut, Selasa (24/9/2019).
Termasuk kabar mengenai tewasnya seorang mahasiswa UINSU atas nama Ali Mustawa (bukan Ali Mustafa). Bahkan kabar hoax ini pun sempat disebar akun Instagram resmi Partai Gerindra Sumut.
Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto tadi malam juga sudah menyatakan ketidakbenaran atas kabar tersebut. Informasi yang dihimpun, Ali bukan tewas, tetapi termasuk satu dari 52 mahasiswa yang diamankan dalam kerusuhan tersebut.
UIN Syarif Hidayatullah Launching Pusat Studi Haji dan Umrah. Wamenhaj Dahnil: Pentingnya Pengembangan Literasi Perhajian
Atasi Ancaman Abrasi, Warga Purworejo Bonang Gandeng Komunitas Phylosopicture KPI UIN Walisongo Tanam Mangrove di Sepanjang Pesisir
Mahasiswa KPI UIN Walisongo Ajak Siswa SDN Purwoyoso 3 Peduli Alam Sejak Dini
Unisvet Semarang Gelar Wisuda ke 11. Rektor Luluk: Alumni Berperan Penting dalam Pengembangan Institusi
Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah. Wamenhaj Dahnil: Pentingnya Peningkatan Jumlah Pembimbing Perempuan