Rabu, 25 Maret 2026

Banjir Terjang Gayo Lues, Tiga Ruas Jalan dan Jembatan di Aceh Putus Total

Arie - Sabtu, 24 Agustus 2024 08:00 WIB
Banjir Terjang Gayo Lues, Tiga Ruas Jalan dan Jembatan di Aceh Putus Total
suara.com
Banjir Terjang Gayo Lues, Tiga Ruas Jalan dan Jembatan di Aceh Putus Total

digtara.com - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan bahwa tiga ruas jalan dan satu unit jembatan di Gampong Padang, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, putus total akibat diterjang banjir.

Baca Juga:

Bencana yang dipicu curah hujan tinggi itu terjadi pada Kamis (22/8/2024) malam. Menurut Plt Kepala Pelaksana BPBA, Fadmi Ridwan, hingga Jumat (23/8/2024), hujan masih terus mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Gayo Lues.


"Kondisi terakhir, hujan masih mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Gayo Lues," ujarnya.

Banjir di Gayo Lues ini menyebabkan kerusakan infrastruktur di Desa Padang, dengan tiga ruas jalan dan satu jembatan terputus total. Meski demikian, tidak ada korban jiwa atau pengungsi yang dilaporkan dalam kejadian ini. Tim BPBD Gayo Lues saat ini terus melakukan pemantauan dan pendataan terhadap warga terdampak banjir.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memperingatkan bahwa sebagian wilayah Aceh, termasuk Gayo Lues, memasuki masa peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan.

BMKG juga mengimbau warga untuk waspada terhadap banjir yang dipicu oleh curah hujan tinggi.

"Untuk wilayah yang mulai memasuki musim peralihan yaitu wilayah pesisir barat dan timur Aceh, serta wilayah tengah Aceh," kata Prakirawan BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM), Rafli.

Beberapa hari ke depan, BMKG memprediksi wilayah Aceh, termasuk Aceh Tengah dan Gayo Lues, berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir. Hal ini disebabkan oleh belokan angin dan daerah perlambatan kecepatan angin di Aceh, serta adanya Madden Julian Oscillation (MJO) yang berada pada fase dua menuju fase tiga, yang turut berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di wilayah barat Indonesia.

BMKG juga menyebut adanya anomali suhu muka laut yang hangat di perairan utara Aceh, yang dapat meningkatkan potensi penguapan dan menambah massa uap air, sehingga wilayah-wilayah di Aceh seperti Gayo Lues perlu tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan.

Disclaimer:Artikel ini merupakan kerjasama digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pasca Banjir, Anggota Ditpolairud Polda NTT Turun Tangan Bantu Warga Bersihkan Rumah

Pasca Banjir, Anggota Ditpolairud Polda NTT Turun Tangan Bantu Warga Bersihkan Rumah

Makassar Dikepung Banjir, 545 Warga Mengungsi

Makassar Dikepung Banjir, 545 Warga Mengungsi

Hujan Deras Rendam Sejumlah Rumah di Belu dan Lahan Pertanian Tergenang Air

Hujan Deras Rendam Sejumlah Rumah di Belu dan Lahan Pertanian Tergenang Air

86 Keluarga di Tapanuli Utara Terima Dana Stimulan Perbaikan Rumah Pascabencana Banjir dan Longsor

86 Keluarga di Tapanuli Utara Terima Dana Stimulan Perbaikan Rumah Pascabencana Banjir dan Longsor

Kemnaker Salurkan Bantuan Rp30,3 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Sumbar

Kemnaker Salurkan Bantuan Rp30,3 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Sumbar

Air Meluap, Mobil Pengawal Bupati Kupang Terseret Arus Banjir di Kali Siumate

Air Meluap, Mobil Pengawal Bupati Kupang Terseret Arus Banjir di Kali Siumate

Komentar
Berita Terbaru