Senin, 27 April 2026

Tidak Terima Dimaki-maki, Sejumlah Pria di Sumba Barat Aniaya Rekannya hingga Tewas

Imanuel Lodja - Sabtu, 08 Juni 2024 08:35 WIB
Tidak Terima Dimaki-maki, Sejumlah Pria di Sumba Barat Aniaya Rekannya hingga Tewas
net
Ilustrasi.

Melihat hal tersebut terlapor Ama Orga dan Feri langsung mengambil batu dan melempari korban mengenai kepala dan kaki korban.

Baca Juga:

Korban pun langsung terjatuh. Kedua pelaku langsung mendekati korban. Saat yang bersamaan datang terlapor Ama Yanti dan Dega.

Keempat pelaku langsung membacok korban dengan parang secara berulang kali, sehingga menyebabkan tubuh korban mengalami luka-luka dan meninggal dunia.

Anggota SPKT Polres Sumba Barat langsung ke lokasi kejadian mengevakuasi korban dan mencari pelaku.

Dua dari empat pelaku berhasil ditangkap polisi. Sementara dua pelaku lainnya melarikan diri.

Direktur Reskrimum Polda NTT, Kombes Pol Patar Silalahi membenarkan kejadian ini.

"Penyidik sudah memeriksa awal pelapor dan memanggil saksi," ujarnya saat dikonfirmasi Sabtu (8/6/2024).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Hilang Kendali, Dua Mobil Dan Satu Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di Kota Kupang

Hilang Kendali, Dua Mobil Dan Satu Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di Kota Kupang

Iseng, Bocah di Kupang Tembak Rekannya Dengan Senapan Angin Berujung Meninggal Dunia

Iseng, Bocah di Kupang Tembak Rekannya Dengan Senapan Angin Berujung Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pembunuhan di Sumba Tengah Diringkus dalam Waktu Singkat

Dua Pelaku Pembunuhan di Sumba Tengah Diringkus dalam Waktu Singkat

Pria di Kupang Diamankan Polisi Pasca Ancam Warga Dengan Pisau

Pria di Kupang Diamankan Polisi Pasca Ancam Warga Dengan Pisau

Pacaran Sambil Bawa Parang, Sepasang Remaja di Sumba Barat Daya Diamankan Polisi di Bawah Jembatan

Pacaran Sambil Bawa Parang, Sepasang Remaja di Sumba Barat Daya Diamankan Polisi di Bawah Jembatan

IRT di Kabupaten TTS Sekarat Dianiaya dengan Parang

IRT di Kabupaten TTS Sekarat Dianiaya dengan Parang

Komentar
Berita Terbaru