Selasa, 18 Agustus 2026

Mabuk Miras, Pemuda di Sumba Barat Daya Potong Pacarnya dengan Parang

Imanuel Lodja - Selasa, 31 Oktober 2023 10:19 WIB
Mabuk Miras, Pemuda di Sumba Barat Daya Potong Pacarnya dengan Parang

digtara.com - Seorang pemuda di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT menganiaya pacarnya dengan cara memotong dengan parang.

Baca Juga:

Aksi ini dilakukan pelaku karena mabuk minuman keras (Miras) saat pulang dari pesta ulang tahun.

Korban Ariance Ratna Tanggu (22), warga Menne Ate, Desa Minne Ate, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya mengalami luka serius pada bagian lutut dan paha.

Ia dianiaya oleh pacarnya, Alfred Farden Winto Oba (23), Kampung Lingo Bani, Desa Weekombak, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, Iptu Rio Rinaldy Panggabean yang dikonfirmasi Selasa (31/10/2023) membenarkan kejadian ini.

"Pelaku merupakan pacar korban yang menganiaya korban saat pulang dari pesta karena mabuk Miras," ujar Kasat.

Penganiayaan berat ini dialami korban pada Jumat (27/10/2023) malam di Kampung Karambo Kaburra, Desa Weekombak, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Saat itu, korban bersama pelaku baru pulang dari acara ulang tahun.

Namun saat perjalanan pulang ke rumah, pelaku menganiaya korban.

"Pelaku memotong lutut sebelah kanan dan paha sebelah kanan korban," urai Kasat Reskrim.

Akibat penganiayaan ini, korban mengalami luka serius pada bagian lutut dan paha.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Personel Mabes Polri dan 10 Anjing Pelacak Tiba di Ngada Jalankan Misi Kemanusiaan

Personel Mabes Polri dan 10 Anjing Pelacak Tiba di Ngada Jalankan Misi Kemanusiaan

Kabasarnas Pastikan Operasi SAR Hari Ketiga di Manggarai Timur Berjalan Maksimal

Kabasarnas Pastikan Operasi SAR Hari Ketiga di Manggarai Timur Berjalan Maksimal

Kabupaten Manggarai Jadi Prioritas Pemulihan Gempa

Kabupaten Manggarai Jadi Prioritas Pemulihan Gempa

Jadi Wilayah Dengan Dampak Minim, Polres Ngada Beri Bansos dan Layanan Kesehatan

Jadi Wilayah Dengan Dampak Minim, Polres Ngada Beri Bansos dan Layanan Kesehatan

Sejumlah Wilayah Terisolir Pasca Gempa Flores Mulai Bisa Diakses

Sejumlah Wilayah Terisolir Pasca Gempa Flores Mulai Bisa Diakses

Pemerintah dan Polri Percepat Penanganan Dampak Gempa Magnitudo 7,7 di Flores

Pemerintah dan Polri Percepat Penanganan Dampak Gempa Magnitudo 7,7 di Flores

Komentar
Berita Terbaru