Jumat, 09 Januari 2026

Sudah Studi Banding ke Kebun Binatang Surabaya, Joko Widodo Dukung Revitalisasi Semarang Zoo Jadi Tipe A dengan Suntik Modal Rp96 Miliar

Komisi B DPRD Kota Semarang Dukung Semarang Zoo jadi Kebun Binatang Tipe A
Ahsan Fauzi - Senin, 29 September 2025 20:34 WIB
Sudah Studi Banding ke Kebun Binatang Surabaya, Joko Widodo Dukung Revitalisasi Semarang Zoo Jadi Tipe A dengan Suntik Modal Rp96 Miliar
Foto dok
Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Joko Widodo
digtara.com - Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Joko Widodo mendukung revitalisasi Semarang Zoo dengan penyerataan anggaran Rp96 Miliar. Dia menegaskan, pihaknya bahkan telah melakukan studi banding ke Kebun Binatang Surabaya (KBS) karena serius ingin Semarang Zoo menjadi kebun binatang tipe A.

"Kami di Komisi B sudah mengamati kondisinya di Semarang, seperti area kandang yang perlu didesain khusus seperti habitat hewan," ujarnya saat ditemui seusai Rapat Paripurna DPRD Kota Semarang, Senin (29/9/2025).

Baca Juga:

"Kalau misalnya mau dibandingkan, Semarang kan juga belum punya jerapah, dan hewan-hewan yang menarik. Nah padahal koleksi satwa ini yang paling diminati oleh anak-anak sekolah. Mereka yang ingin berinteraksi dengan hewan kan anak sekolah SD dan SMP," sambungnya.

Ia memahami Taman Satwa Semarang selain menjadi lembaga konservasi juga merupakan perusahaan perseroan daerah (Perseroda). Oleh karena itu, Peraturan Daerah (Perda) Kota Semarang nomor 3 tahun 2025 tentang Penyertaan Modal Daerah pada Badan Usaha Milik Daerah Tahun 2025-2029 telah disahkan.

"Kita memahami Semarang Zoo sebagai perseroda yang menyediakan tempat wisata, hiburan. Sehingga dengan revitalisasi itu harapannya bisa menjadi tempat wisata yang menjadi tujuan wisatawan, khususnya masyarakat kota Semarang," katanya

PT Taman Satwa Semarang sebagai BUMD merupakan salah satu sumber pendapatan. Sejalan dengan hal itu butuh modal untuk membuat rencana bisnis yang menarik minat wisatawan atau pengunjung.

"Dalam konteks inilah kemudian perda terkait dengan penanaman modal pada tahun 2025 berbicara salah satunya terkait Semarang Zoo yang mana bahwa penyertaan modal ini memang sangat diperlukan untuk penyehatkan perseroda itu sendiri," imbuhnya.

Joko Widido melanjutkan, kalau bisnis pariwisata dan edukasi tersebut berjalan dengan baik, maka Pemerintah Kota Semarang tentu akan menerima dividen (bagi laba) atas pengelolaan PT Taman Satwa Semarang. Terlebih saat pemerintah pusat menentukan efisiensi anggaran yang berimbas pada berkurangnya Transfer Keuangan Daerah (TKD)

Meski efisiensi anggaran tidak begitu berpengaruh bagi Pemkot Semarang, lanjutnya, namun pemerintah kota tetap butuh meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). "Nah karena posisinya Semarang Zoo sebagai perseroda, maka kita harus lebih maksimal untuk bisa PAD itu bersumber dari dividen yang salah satunya dari Semarang Zoo," jelasnya.

Dirinya juga memahami segmentasi atau target pasar industri pariwisata yang ada di perbatasan Semarang-Kendal ini pada umumnya anak sekolah atau komunitas pecinta satwa. Maka dari itu dia menyarankan agar menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah yang ada di Semarang, dan sekitarnya.

Wakil rakyat dari PKS Kota Semarang ini menilai Semarang Zoo punya potensi besar untuk meningkatkan PAD Kota Semarang karena sebagai satu-satunya tempat wisata berbasis edukasi satwa di eks karisidenan Semarang.

"Tentu kita harus memanfaatkan potensi sebagai ibu kota provinsi, dan yang kedua juga sekitar kota Semarang, Kendal, Demak, Purwodadi, Ungaran, Kabupaten Semarang, sampai Grobogan itu kan belum ada kebun binatang. Nah, itu kan harus dimaksimalkan," tandasnya. (San).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sempat Imbang dan Pemilihan Ulang, Ketua LBH Ansor Kota Semarang Arif Rahman Akhirnya Terpilih Jadi Ketua GP Ansor Kota Semarang

Sempat Imbang dan Pemilihan Ulang, Ketua LBH Ansor Kota Semarang Arif Rahman Akhirnya Terpilih Jadi Ketua GP Ansor Kota Semarang

HAB ke-80 Tingkat Kota di Gelar di Halaman Balaikota Semarang, Pertahankan Kota Toleran Nasional dan Mantapkan MTQ 2026

HAB ke-80 Tingkat Kota di Gelar di Halaman Balaikota Semarang, Pertahankan Kota Toleran Nasional dan Mantapkan MTQ 2026

Tiga Calon Ketua GP Ansor Kota Semarang Masa Khidmah 2026-2030 Ditetapkan Panitia Konfercab X

Tiga Calon Ketua GP Ansor Kota Semarang Masa Khidmah 2026-2030 Ditetapkan Panitia Konfercab X

Refleksi 2025 BWI Kota Semarang: Dari Optimalisasi Aset Wakaf hingga Semarang Kota Wakaf

Refleksi 2025 BWI Kota Semarang: Dari Optimalisasi Aset Wakaf hingga Semarang Kota Wakaf

Diambil Dari Kejadian Nyata, Film Alas Roban Akan Tayang Serentak di Bioskop 15 Januari 2026

Diambil Dari Kejadian Nyata, Film Alas Roban Akan Tayang Serentak di Bioskop 15 Januari 2026

Ratusan Warga Ikuti Semarang Humanity Run 2025 – Charity Color Run PMI Kota Semarang

Ratusan Warga Ikuti Semarang Humanity Run 2025 – Charity Color Run PMI Kota Semarang

Komentar
Berita Terbaru