Beri Penghargaan 48 Insan Olahraga pada Peringatan Haornas, Gubsu Harapkan Atlet Berjuang Lebih Keras Untuk PON 2024

Kamis, 06 Oktober 2022 14:22

digtara.com – Pemprov Sumatera Utara memberikan penghargaan kepada 48 insan olahraga Sumatera pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-39 tahun 2022 di Lapangan Astaka Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumut, Kamis (6/10/2022).

Penghargaan tersebut diberikan langsung Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi kepada mereka yang dinilai memiliki peranan besar dalam upaya mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.

Penerima penghargaan tersebut masing-masing 13 atlet berpestasi di PON 2021 Papua, SEA Games 2022 Vietnam dan kejuaraan dunia 2022 di Australia.

Kemudian 24 atlet disabilitas berprestasi di Peparnas 2021 dan ASEAN Para Gemes 2021.

Lalu kepada dua pelatih berprestasi, 1 wasit/juri, 1 instruktur olahraga, 1 psikolog, 1 pembina olahraga, 1 jurnalis olahraga, 1 olahragawan masyarakat, dua induk organisasi olahraga dan 1 guru/dosen.

Hadir dalam kesempatan itu Ketua KONI Sumut, John Ismadi Lubis dan Kadispora Sumut Tuahta Saragih

Gubernur Eddy Rahmayadi dalam amanatnha menyampaikan kepada para peraih penghargaan agar tetap semangat dengan perjuangannya dalam peningkatan prestasi.

“Jadikan penghargaan yang didapat ini sebagai penyemangat untuk lebih berprestasi lagi ke depannya. Apalagi nanti pada PON 2024 Sumatera Utara akan menjadi tuan rumah bersama Aceh,” katanya.

Ia juga menyampaikan bangkitnya ekonomi dan produktifitas masyarakat melalui olahraga setelah melewati keterbatasan aktifitas fisik selama masa dua tahun pandemi COVID-19 menjadi momentum peringatan Haornas yang dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 67 Tahun 1985 tentang Hari Olahraga Nasional.

Kolaborasi dan komitmen yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta dan stakeholder olahraga untuk bersama-sama dalam mencetak juara di bidang olahraga dalam prosesnya sangatlah panjang.

Diawali melalui pembudayaan olahraga, pembinaan sejak usia dini, kompetisi secara berjenjang dan sistematis serta didukung dengan penerapan sport science.

Laman: 1 2

Berita Terkait