Update Ranking FIFA Usai Timnas Tertahan Lebanon: Indonesia Masih Tertahan di Posisi 117, Gagal Geser Kazakhstan
Baca Juga:
Meski tampil dominan sepanjang laga, pasukan Patrick Kluivert kesulitan membongkar rapatnya pertahanan Lebanon. Sejumlah peluang emas yang diciptakan Mauro Zijlstra, Miliano Jonathans, hingga Dean James selalu kandas di kaki bek lawan maupun kiper.
Dominasi lini tengah lewat Ricky Kambuaya, Caner Verdonk, dan Joey Pelupessy sempat membuat Indonesia menguasai jalannya permainan. Dari sisi sayap, akselerasi Miliano Jonathans dan crossing berbahaya Dean James menjadi ancaman. Namun, ketatnya pengawalan terhadap Zijlstra membuat serangan Indonesia sering terhenti di sepertiga akhir.
Kluivert sempat memasukkan Thom Haye dan Adrian Wibowo di babak kedua untuk menambah variasi serangan, tetapi hasilnya tetap buntu. Sebaliknya, Lebanon beberapa kali membahayakan gawang Indonesia lewat skema serangan balik cepat yang sukses dipatahkan Emil Audero.
Skor kacamata bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
Ranking FIFA: Indonesia Tambah Poin, Tapi Belum Geser Kazakhstan
Meski gagal menang, hasil imbang ini tetap menyumbang tambahan 0,17 poin bagi Indonesia. Kini, Garuda mengoleksi 1.157,97 poin dan masih bertahan di posisi 117 dunia.
Sebelumnya, kemenangan atas Taiwan sempat mendongkrak peringkat Indonesia naik ke posisi 117. Namun, hasil imbang kontra Lebanon (peringkat 112 dunia) belum cukup untuk melewati Kazakhstan yang menempati urutan 116.
Seandainya mampu meraih kemenangan, Indonesia berpotensi naik ke posisi 116 dunia. Sayangnya, tambahan poin kali ini tidak banyak berpengaruh, sehingga Garuda tetap tertahan.
John Herdman Dikontrak PSSI 4 Tahun hingga 2030, Target Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia
Ronny Pasla Meninggal Dunia di Usia 79 Tahun, Legenda Kiper PSMS Medan dan Timnas Indonesia
PSSI Umumkan Nova Arianto sebagai Pelatih Timnas Indonesia U-20
Indra Sjafri Tegaskan Timnas Indonesia U-22 Tak Bermain Buruk Meski Kalah 3-0 dari Mali
PSSI Targetkan Timnas Indonesia Raih Emas SEA Games 2025, Begini Peluang dan Tantangannya