Sabtu, 30 Agustus 2025

Persiapan PON XXI 2024: Atlet Angkat Besi Sumut Butuh Peralatan Baru

Arie - Jumat, 01 Desember 2023 13:21 WIB
Persiapan PON XXI 2024: Atlet Angkat Besi Sumut Butuh Peralatan Baru

digtara.com - Atlet angkat besi Sumatera Utara (Sumut) membutuhkan peralatan baru untuk berlatih meningkatkan kemampuan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Sumut-Aceh.

Baca Juga:

Pelatih angkat besi PON Sumut, Nicky Kardova mengatakan, saat ini peralatan dan perlengkapan latihan jauh dari kata maksimal. Pihaknya tetap memaksimalkan alat dan perlengkapan yang ada demi menunjang prestasi atlet di PON mendatang.

"Sarana latihan seperti besi stik bar, platform latihan. Kalau seandainya besi banyak, atlet bisa dibagi ke beberapa tempat latihannya. Harapan kita bisa dikasih sarana dan prasarana supaya peralatan lebih baik," katanya, Jumat (1/12/2023).

Menurut Nicky, perlengkapan pakaian latihan jauh dari kata layak. Disamping usia pemakaian sudah lebih dari 5 tahun. Pihaknya pun masih menanti komitmen pemerintah yang bakal mengadakan bantuan perlengkapan atlet.

"Kostum atlet kita ini usianya sudah 5 - 8 tahun. Kita sudah ajukan ke Dispora, tapi dalam proses katanya. Dengan adanya baju dan pakaian baru bisa menjadi semangat mereka. Untuk tali pinggang aja sudah 3 tahun rusak. Gantian lagi mereka memakainya," katanya.

Dari hasil latihan saat ini, Nicky mengapresiasi perkembangan atlet yang signifikan, bahkan Nicky optimistis dengan persaingan saat ini, bukan tidak mungkin 3 emas bisa direbut pada PON.

"Ada beberapa kelas yang persaingan ketat, seperti dari Jawa Barat, Lampung, Kalimantan Timur, dan Riau. Semua kelas memang beda persaingan. Di Lampung itu tradisi juaranya luar biasa. Tapi, kita punya atlet muda yang baru muncul. Mudah - mudahan capai target," katanya.

Saat ini, ada 13 lifter yang dipersiapkan Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABERSI) Sumut untuk menghadapi PON. Saat ini mereka menjalani Pelatda di Goncalwes Gym.

Sementara lifter putri, Angel, yang akan turun di kelas 47 kilogram menyebutkan ia bersama atlet lain harus secara bergantian untuk bisa mendapat giliran latihan angkatan beban dengan keterbatasan alat dan perlengkapan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polda NTT-BPK RI Perwakilan NTT Perkuat Koordinasi, Dukung Ketahanan Pangan dan Awasi Persiapan Infrastruktur Pelaksanaan PON

Polda NTT-BPK RI Perwakilan NTT Perkuat Koordinasi, Dukung Ketahanan Pangan dan Awasi Persiapan Infrastruktur Pelaksanaan PON

Korban TPPO Mulai Pulih, BP3MI Fasilitasi Pemulangan Warga NTT dari Pontianak

Korban TPPO Mulai Pulih, BP3MI Fasilitasi Pemulangan Warga NTT dari Pontianak

Santri Jateng Siap Ukir Prestasi di MQK Nasional, Taj Yasin: MQK Ajang Pengenalan Literasi Kitab-kitab Klasik Berbahasa Arab

Santri Jateng Siap Ukir Prestasi di MQK Nasional, Taj Yasin: MQK Ajang Pengenalan Literasi Kitab-kitab Klasik Berbahasa Arab

Musim Haji 2026 Diharapkan Beroperasi, Komisi VIII DPR Dorong Akselarasi Pembangunan Asrama Haji Cipondoh

Musim Haji 2026 Diharapkan Beroperasi, Komisi VIII DPR Dorong Akselarasi Pembangunan Asrama Haji Cipondoh

Ponpes Durrotu Aswaja Gunungpati Semarang Gelar Festival Banjari se-Jateng dan DIY

Ponpes Durrotu Aswaja Gunungpati Semarang Gelar Festival Banjari se-Jateng dan DIY

KONI Sumut Gelar Program Pembinaan Intensif Jelang PON 2028

KONI Sumut Gelar Program Pembinaan Intensif Jelang PON 2028

Komentar
Berita Terbaru