Miris! Ada Pesan Berantai ke ASN di Padangsidimpuan Agar Jangan Beli ke PKL

Minggu, 31 Oktober 2021 17:19
ist
Miris! Ada Pesan Berantai ke ASN di Padangsidimpuan Agar Jangan Beli ke PKL

digtara.com – Sebuah pesan berantai menyebar di Kota Padangsidimpuan terkhusus kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Minggu (31/10/2021).

Di mana pesan tersebut berisi himbauan untuk tidak belanja kepada pedagang kaki lima ini pasca penertiban di Jalan Thamrin, Kota Padangsidimpuan.

Isi pesan yang terima digtara.com dari sumber, yakni meminta secara keseluruhan untuk menjauhi atau melarang belanja kepada pedagang kecil (PKL) dan terkesan diskriminatif.

Untuk diketahui jumlah PKL di Padangsidimpuan lebih dari seribuan yang tersebar mulai dari Jalan Sudirman Ex-Merdaka, Jalan Imam Bonjol hingga Jalan Thamrin Kota Padangsidimpuan.

Baca: Dua Tahun Menderita, Balita di Padangsidimpuan Butuh Bantuan Biaya Berobat

Berikut kutipannya :

“Disampaikan kpd semua ka. OPD agar mengimbau kepada seluruh staf ASN dan Non ASN agar tidak tidak berbelanja pada saat jam kerja dan melarang utk berbelanja ditempat pedagang kaki lima yg tdk sesuai aturan, dan mengimbau berbelanja di pasar¬≤ yg Resmi Spt Sagumpal bonang, pjk Batu, psr kodok dll yg resmi. Diharapkan Opd BKPSDM dan Satpol PP melaksanakan pemantauan dan pembinaan” tulis Kutipan pesan tersebut.

Wali Kota enggan memberikan tanggapan

Sementara itu, Wali Kota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution ketika dikonfirmasi digtara.com melalui pesan WA tidak memberikan balasan untuk ditanyai kebenaran sumber himbaun tersebut dan apakah menjadi keputusan Pemko Padangsidimpuan.

Baca: Terkait Penertiban PKL, Wali Kota Padangsidimpuan Tak Pantas Ucapkan Modal Pedagang Bukan Urusannya

Sama hal Wakil Wali Kota Padangsidimpuan, Arwin Siregar juga tidak memberikan jawaban ketika di dikonfimasi terkait hal tersebut.

Dirut RSUD Padangsidimpuan, Masrip sarumpaet mengatakan “Oo..ngak pa apa. Nanti kutengok dulu entah ada, soalnya ngak ada. Oo. aku ngak ada coba kucek anggota dulu. Kalau pesan berantai saya ngak ada neruskan,” kata Marsrip Sarumpaet kepada digtara.com.

Laman: 1 2

Berita Terkait