Giliran Keluarga “Menantu” yang Sekarat Melapor ke Polsek Sulamu Kupang

Minggu, 06 Juni 2021 10:15
ist/digtara
Kondisi Dedy saat masih di Puskesmas sebelum di rujuk ke Rumah Sakit di Kota Kupang

digtara.com – Aksi saling lapor terjadi di Polsek Sulamu, Kupang. Dedy Lau (25), sebelumnya dilaporkan “mertuanya”, giliran melaporkan balik melalui abangnya.

Dedy sendiri sekarat karena dibacok “ayah mertuanya” Agustinus Nian alias Lusi pada Jumat (4/6/2021).

Namun setelah membacok Dedy, Lusi membuat laporan ke polisi dalam laporan pengaduan bernomor LP/B/05/VI/2021/NTT/RES KPG/SEK Sulamu.

Tak lama kemudian, pada Sabtu (5/6/2021), keluarga Dedy gantian melaporkan Lusi. Laporan disampaikan abangnya, Yosias Lau (35) dengan nomor LP/B/06/VI/2021/NTT/RES KPG/SEK.Sulamu.

Sebenarnya dua keluarga ini awalnya sudah cukup dekat dan tinggal berdampingan di RT 05/RW 03, Desa Pariti, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang.

Dari cerita Lusi Nian dalam LP ke Polsek Sulamu, anaknya Mince Nian sudah hidup bersama dengan Dedy Lau. Keduanya memiliki anak yang sudah mulai usia sekolah, namun belum menikah secara resmi (sah,red).

Masalah ini diduga kemudian menjadi konflik kedua keluarga.

Hingga pada Jumat (4/6/2021) malam terjadilah penganiayaan itu.

Berdasarkan keterangan saksi pelapor, Yosias Lau, pada Jumat malam itu sepulang dari kios, ia mendengar Agustinus Nian alias Lusi berteriak-teriak dan memaki keluarganya.

Yosias Lau sendiri tidak mengetahui persis makian Agustinus Nian ditujukan kepada siapa.

Saat tiba di rumah, Yosias Lau bertemu adiknya Dedy Lau yang juga calon menantu terlapor.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait