Gadis Sumba Timur Tewas di Pantai, Tersangka Cemburu dan Sakit Hati Bacok Korban 6 Kali

Cemburu dan Sakit Hati
Kapolres Sumba Timur AKBP Handrio Wicaksono SIK (imanuellodja/digtara)

digtara.com – Polres Sumba Timur telah mengungkap kasus pembunuhan terhadap gadis muda yang ditemukan di Pantai Londa Lima Desa Kuta, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, NTT. Tersangka pembunuhnya tak lain sang pacar yang cemburu dan sakit hati pada korban.

Tersangka Daniel Nggala Hamba Banju alias Dan alias Aldi (18) yang sehari-hari bekerja di Toko Jaya Sama, Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur. Ia merupakan Warga Tanarara, Desa Maubokul, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur. Sementara korbannya yang tak lain adalah pacar korban bernama Mujizat Sofia Dolarosa alias Rambu Anawaru alias Sofi (19).

Kepada polisi yang memeriksanya, Aldi mengaku cemburu dan sakit hati atas sikap korban yang mempermainkannya.

Muat Lebih

“Sebelum kejadian, korban Sofi ditelepon oleh Aldi dan terjadi perang mulut hingga korban memaki-maki dan menghina Aldi,” ujar Kapolres Sumba Timur AKBP Handrio Wicaksono SIK saat dikonfirmasi Senin (22/2/2021).

Semua berawal pada Selasa (16/2/2021), saat korban meminta Aldi ke rumah kerabatnya di Kos Santeria, Waingapu. Setiba disana, Aldi makin emosi karena korban memintanya memberikan uang Rp 200.000 kepada kerabat korban sebagai bukti cinta Aldi pada korban.

Aldi makin sakit hati karena niatnya jalan-jalan tak kesampaian karena korban menghubungi Berto dan meminta Berto mengantarnya ke Kanatang. Tersangka pun pulang dengan penuh rasa kecewa.

Pada Rabu (17/2/2021) malam sekitar pukul 20.00 Wita, Aldi yang penuh dendam, kembali menghubungi Sofi.

“Ia merencanakan akan membunuh Sofi,” ujar Kapolres Sumba Timur.

Aldi mengajak Sofi jalan-jalan dan bertemu di jalan menuju BTN Kanatang. Saat itu, Aldi membawa parang yang disimpannya di sepeda motor Jupiter MX milik Toko Jaya Sama.

Aldi membonceng korban ke pantai Londa Lima. Saat berduaan, korban selalu mengolok dan menghina serta sesekali memaki Aldi.
Hingga tengah malam keduanya terlibat perang mulut dan Aldi merasa selalu direndahkan.

“Amarah Aldi memuncak sehingga murka dan membacok korban Sofi 1 kali pada bagian kepala sehingga korban langsung jatuh. Kemudian Aldi kembali membacok korban berulang kali sebanyak 6 kali,” jelas Kapolres Sumba Timur.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan