Guru Besar USU Sandingkan Foto Natalius Pigai dengan Monyet
digtara.com – Guru Besar USU Prof Yusuf Leonard Henuk kembali bikin heboh. Setelah sebelumnya postingannya yang ‘menyerang’ SBY dan AHY di Twitter. Guru Besar USU Sandingkan Foto Natalius Pigai dengan Monyet
Baca Juga:
- Tinjau Diklat PPIH Hari ke-16, Menhaj: Petugas Haji Ujung Tombak Pelayanan Jemaah Haji
- Buka TOT Fasilitator PPIH 2026. Menhaj: Petugas Haji Adalah Perpanjangan Tangan Negara dan Presiden Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Jamaah
- Muncul Kekhawatiran Haji Khusus Tak Berangkat, Kemenhaj Pastikan Proses Pelunasan dan PK Haji Khusus Tuntas Sesuai Tenggat Saudi
Kini Prof Yusuf Henuk kembali membuat heboh dengan postingannya yang menyandingkan foto aktivis HAM Natalius Pigai dengan monyet yang sedang berkaca.
Akibat postingan itu, akun Yusuf ramai diperbincangkan di media sosial. Ia juga diduga melakukan tindakan rasis.
Kuasa Hukum Prof Yusuf Henuk, Rinto Maha membantah tuduhan rasis yang disematkan ke kliennya. Menurut dia, Prof Yusuf, hanya melakukan kritik kepada Natalius Pigai.
“Itu kritik, kepada Natalius tidak ada masalah rasis,†ujar Rinto kepada wartawan, Rabu (27/1/2021).
Namun Rinto tidak merinci bentuk kritikannya secara detail. Dia justru menyoroti isu ini sengaja di design oleh oknum dari Partai Demokrat.
“By design isu rasis (ini) dan kita lihat yang (melakukan) oknum kader Partai Demokrat, itu by design, kita sudah lihat postingan dibagikan ke siapa itu. ditambahkan lagi captionnya. Kita laporkan (nanti) mereka semua. Semua sama di mata hukum,†jelasnya.
Ranto menambahkan, dari data yang diperolehnya, ada beberapa akun twitter yang akan dilaporkan terkait dugaan menyebarkan isu rasis terhadap kliennya. Mereka yakni Abdulah Rasyid, Muhammad Rifai,Jansen Sitindaon, Yan A Harahap, akun Sipalebegu ni-Vanuta dan Prof Panjul.
“Berdasarkan data-data yang ikut menyebarkan isu rasis hingga semakin viral awalnya diduga pertama kali dibuat oleh akun Sipelebegu ni-Vanuatu yang diduga pendukung Papua Merdeka. Kemudian postingan tersebut dibagikan akun palsu Prof Panjul,†ujar Rinto.
Lalu dibagikan oleh akun Abdullah Rasyid, Jansen Sitindaon dan akun Yan A Harahap dengan narasi bernada rasis dengan tujuan untuk memviralkan postingan kepada masyarakat dan Prof Yusuf segera ditangkap karena postingan para pelaku karena tekanan massa.
Rinto juga menegaskan pihaknya sangat yakin bila isu ini sengaja digoreng untuk menjatuhkan kliennya. Sebab postingan tersebut sudah di upload klien sejak 2 Januari 2021, tapi tidak menjadi polemik.
“Pada saat itu jelas-jelas Natalius Pigai tidak merespon negatif atas kritik Prof YLH (Yusuf) di ruang publik tersebut,†tandasnya.
Diketahui, dalam postingannya, Prof Yusuf menuliskan “Pace @NataliusPigai2 beta mau suruh ko pergi ke cermin lalu coba bertanya pada diri ko:”Memangnya @NataliusPigai2 punya kapasitas di negeri ini?”.Pasti ko berani buktikan ke @edo751945 & membantah pernyataan @ruhutsitompul yang tentu dapat dianggap salah,” ujar Henuk di akun twitternya.
[ya]Â Guru Besar USU Sandingkan Foto Natalius Pigai dengan Monyet
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube TVDigtara. Jangan lupa, like comment and Subscribe.
Tinjau Diklat PPIH Hari ke-16, Menhaj: Petugas Haji Ujung Tombak Pelayanan Jemaah Haji
Buka TOT Fasilitator PPIH 2026. Menhaj: Petugas Haji Adalah Perpanjangan Tangan Negara dan Presiden Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Jamaah
Muncul Kekhawatiran Haji Khusus Tak Berangkat, Kemenhaj Pastikan Proses Pelunasan dan PK Haji Khusus Tuntas Sesuai Tenggat Saudi
Ramai Soal Risiko Gagalnya Haji Khusus 2026, BPKH Buka Suara
Ada Alarm Serius Ribuan Jemaah Haji Khusus Gagal Berangkat, Kementeran Haji dan BPKH Harus Segera Berbenah