Jumat, 27 Februari 2026

Kemandirian Ekonomi Kunci Pemuda Merdeka

- Jumat, 14 Agustus 2020 16:25 WIB
Kemandirian Ekonomi Kunci Pemuda Merdeka

digtara.com – Dalam mengisi perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumatera Utara (Sumut) melaksanakan kegiatan Dialog Publik dengan tema Pemuda Merdeka, Menuju Indonesia Maju di Stadion Cafe, Medan, Jumat (14/8/2020). Kemandirian Ekonomi Kunci Pemuda Merdeka

Baca Juga:

Dialog diisi Dedi Iskandar Batubara (Anggota DPD RI), Sugiat Santoso (Wakil Ketua DPP KNPI), Samsir Pohan (Ketua DPD KNPI Sumut), Azlansyah Hasibuan (Ketua PKC PMII Sumut) sebagai narasumber dan dipandu Wakil Sekretaris KNPI Sumut Fajar Siddik.

Dialog dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari Pengurus DPD KNPI Sumut, mahasiswa, dan perwakilan dari berbagai organisasi kepemudaan.

Dedi Iskandar Batubara menyampaikan pandangannya salah satu ciri pemuda yang merdeka adalah pemuda yang memiliki keberanian yang kuat untuk mengambil resiko pada setiap momentum strategis dalam kehidupan, termasuk dalam memilih jalan dan keputusan penting yang akan ditempuh.  Bahwa resiko yang harus diambil pemuda merdeka itu, termasuk di dunia politik, usaha, dan lainnya.

“Pemuda merdeka ya pemuda yang sanggup mengambil resiko pada setiap momen yang menentukan masa depan hidupnya, misal, memilih kompetisi politik di moment pemilihan umum salah satu pilihan yang didalamnya terdapat resiko yang tinggi sekaligus menjadi tantangan bagi pemuda. Begitu juga di dunia usaha, ada resiko yang menjadi tantangan pemuda dalam memulai dunia usaha, tapi harus diambil bila ingin ada kemajuan,” kata mantan Sekretaris DPD KNPI Sumut ini.

Kemandirian Ekonomi

Sugiat Santoso menyebutkan pemuda merdeka adalah pemuda yang memiliki kemandirian ekonomi serta mampu mengelola potensi yang melekat dalam diri pemuda untuk kemajuan daerah atau bangsanya.

Menurutnya, pemuda penting untuk memikirkan hal-hal yang konkrit dalam mewujudkan kemandirian ekonomi pemuda, agar tidak mudah didikte oleh kepentingan-kepentingan yang tidak sejalan dengan hati nurani atau idealisme pemuda.

“Pemuda dapat disebut merdeka ketika dia memiliki kemandirian ekonomi, memiliki usaha yang konkrit dan dapat menjadi sumber penghasilan yang memadai bahkan bisa memberdayakan banyak orang. Kalau sudah mandiri secara ekonomi maka tidak mudah didikte dan tidak mudah bergantung dengan orang lain, dengan demikian pemuda bisa lebih objektif dan dapat menyuarakan nuraninya dalam melihat kondisi bangsa,” ujar Sugiat yang juga mantan Ketua DPD KNPI Sumut ini.

Miliki Pemikiran dan Gerakan Progresif

Sedangkan Samsir Pohan berpendapat dalam mewujudkan cita-cita besar untuk kemajuan negara, pemuda memerlukan kolaborasi atau kebersamaan. Bangsa Indonesia merdeka tentu dengan semangat bersama para pemuda yang memiliki pemikiran dan gerakan progresif.

Oleh karena itu, menurutnya, DPD KNPI Sumut juga harus membumikan semangat kolaborasi dalam menjalankan kepemimpinan organisasi serta dalam merealisasikan program-program yang menyentuh kepentingan pemuda dan masyarakat secara luas.

“Bahwa spirit kolaborasi, gotong royong adalah sebuah keniscayaan yang wajib dimiliki entitas yang namanya pemuda, sehingga apa yang menjadi cita-cita besar untuk kepentingan dan kemajuan bangsa, khususnya pemuda, baik di kota maupun di desa dapat terwujud, KNPI Sumut juga akan kita gerakkan dengan semangat kolaborasi, menjalankan program-program yang dapat memberdayakan pemuda secara kolektif dan juga masyarakat secara luas,” ujar Samsir yang juga mantan Ketua Badko HMI Sumut ini.

Azlansyah Hasibuan berpendapat pemuda harus mempersiapkan diri dan terus melakukan gerakan yang konstruktif dalam mengisi pembangunan bangsa. Sekalipun di masa sulit seperti saat sekarang ini yang dalam masa pandemi, menurutnya, pemuda harus terus berbuat dan bersama-sama membantu satu sama lain demi memperkecil beban akibat kesulitan ekonomi yang terjadi.

“Sekalipun dalam situasi pandemik, tetapi pemuda diharapkan agar tetap bergerak bersama, membantu masyarakat yang membutuhkan, baik kebutuhan alat kesehatannya, maupun kebutuhan lainnya, dan apa yang dilakukan pemuda harus dalam rangka mempersiapkan potensi diri pemuda sebagai aset masa depan bangsa,” ucap Azlansyah.

[ya]  Kemandirian Ekonomi Kunci Pemuda Merdeka

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru