Jumat, 13 Maret 2026

Dua Kelompok Masyarakat Yang Terlibat Bentrokan di Kupang Teken Kesepakatan Damai

Imanuel Lodja - Senin, 10 Februari 2020 09:32 WIB
Dua Kelompok Masyarakat Yang Terlibat Bentrokan di Kupang Teken Kesepakatan Damai

digtara.com | KUPANG – Pertikaian antara dua kelompok masyarakat di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, akhirnya selesai. Keduanya sepakat mengakhiri konflik dan menandatangani kesepakatan damai.

Baca Juga:

Proses mediasi perdamaian antara kedua kelompok itu, dilakukan oleh Kapolsek Kupang Tengah, Ipda Elpidus Kono Feka, di Mapolsek Kupang Tengah, Senin (10/2/2020).

Hadir dalam mediasi tersebut, Romo Krispianus Saku selaku Pastor Paroki St Yoseph Pekerja Penfui. Kemudian Lurah Penfui, Fransisko Dugis dan Pjs Kepala Desa Baumata Utara, Welem Taopan. Hadir pula perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan dan tokoh pemuda kedua kelompok masyaratak tersebut.

Andreas Moa dan Ishak Ndolu yang juga ketua RT 24, Kampung Baru, Kelurahan Penfui, meminta agar aparat kepolisian menangkap semua pelaku yang terlibat bentrokan agar ada efek jera.

Mereka pun meminta agar peristiwa pertikaian jangan terulang lagi. Serta meminta agar di Kampung Nasipanaf dihapus penamaan wilayah berdasarkan suku.

Aksi blokir jalan yang dilakukan warga diakui mereka hanya untuk menjaga keamanan.

Tokoh masyarakat Kampung Nasipanaf pun menyampaikan harapan yang sama dan meminta dibuatkan pernyataan dan perjanjian serta mengatur sanksi kepada mereka yang melanggar perjanjian tersebut.

 

Dua Kelompok Masyarakat Yang Terlibat Bentrokan di Kupang Teken Kesepakatan Damai
Warga dari dua kelompok yang bertikai hadir dalam mediasi yang digelar di Mapolsek Kupang Tengah (imanuel/digtara)

Kapolsek Kupang Tengah, Ipda Elpidus Kono Feka mengaku kalau insiden ini diawali dengan tiga sepeda motor dari Kampung Baru masuk ke wilayah Nasipanaf dengan suara bising. Sehingga ada kata kasar dan makian dari pemuda Nasipanaf.

Pemuda Kampung Baru tidak terima baik sehingga terjadi perkelahian. Pemuda Kampung Baru kemudian pulang dan kembali lagi mengajak rekan mereka sehingga terjadi bentrok dengan pemuda di Nasipanaf.

Dalam insiden ini, Bryan Beribe yang juga pemuda Kampung Baru terluka dipukul dengan kayu balok.

Polisi dari Polsek Maulafa Polres Kupang Kota dan Polsek Kupang tengah Polres Kupang mengamankan sejumlah pemuda baik dari Nasipanaf maupun dari Kampung baru.

[AS]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru