Antisipasi Wabah Virus Pneumonia, KKP Pantau Pakai Thermoscener Secara Intensif
digatra.com | DELISERDANG – Antisipasi masuknya wabah virus baru jenis Pneumonia di terminal kedatangan internasional Bandara Kualanamu. Pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kualanamu intensifkan pencegahan masuknya wabah virus tersebut.
Baca Juga:
Kepala Kantor KKP Kualanamu, Sofyan Hendri mengatakan, pihaknya sudah melakukan antisipasi sejak dini. Surat edaran dari KKP Pusat untuk melakukan tindakan pencegahan sudah masuk sejak 5 Januari 2020.
“Dengan surat edaran tersebut, sudah mengintensifkan tiga unit alat pengukur suhu tubuh atau thermoscener di area kedatangan internasional dan satu unit di keberangkaatan. Tujuanya antisipasi menularnya virus yang dibawa penumpang dari luar negeri,†kata Sofyan, Senin (20/1).
Dia mengatakan, untuk penyebaran virus ini pihaknya tidak begitu khawatir. Sebab, penerbangan langsung ke titik utama penyebaran virus, yakni di Kota Wuhan, China, tidak ada dari Bandara Kualanamu.
“Kita tetap mewaspadai penularan virus, sebab diinfokan sudah ada ditemukan di beberapa negara, termasuk Thailand dan Jepang,†sebutnya.
Dengan thermoscener yang dipasang, diharapkan bisa membaca setiap warga yang datang dari luar negeri melalui suhu tubuh. Jika suhu tubuhnya melebihi 38 derajat Celsius, langsung diperiksa medis.
“Sebab tanda-tanda yang terjangkit virus Pneumonia, pertama suhu tubuhnya tinggi, batuk-batuk, dan demam tinggi,†terangnya.
Sejak dilakukan pencegahan, belum ada ditemukan penderita virus Pneumonia di bandara Kualanamu. Virus Pneumonia pertama kali tahun 2019 di Wuhan. Virus ini sedang diselidiki penularannya, apakah dari binatang atau manusia.
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur