Kamis, 20 Agustus 2026

Moeldoko: Saya Belajar Sejarah Jenderal Abdul Haris Nasution

Imanuel Lodja - Selasa, 10 Desember 2019 05:25 WIB
Moeldoko: Saya Belajar Sejarah Jenderal Abdul Haris Nasution

digtara.com | MADINA – Kepala Staf Keperesidenan Republik Indonesia, Jenderal H Moeldoko Hasibuan kunjungan kerja ke Mandailing Natal, Sumatera Utara selama dua hari.

Baca Juga:

Agenda Kestaf Kepresidenan Moeldoko Hasibuan peletakan batu pertama pembangunan Monumen Jenderal Abdul Haris Nasution yang dititikan di kompleks perkantoran Paya Loting Panyabungan.

Penandatanganan prasasti Moeldoko Center, peninjauan loaksi sekolah anak yatim piatu di puncak Musahabah desa Sipaga-Paga, pemberian marga Nasution kepada sang istri tercinta, serta ramah tamah dengan masyarakat di Kecamatan Batahan.

Dalam acara peletakan batu pertama monumen pejurit tentara sejati dan pemberani Alm. Jenderal Abdul Haris Nasution yang berasal dari Mandailing Natal ini, jangan hanya bangunan saja, namun harus dijadikan sejarah bagi masyarakat di Indonesia ini.

Jenderal Moeldoko Hasibuan mengatakan sejarah jenderal Abdul Haris Nasution ini bukan hanya figur suri tauladan di Indonesia, namun referensi di dunia luar, seperti buku perang gerilya menjadi referensi bagi akademi militer tentara luar.

Selain itu juga, Moeldoko Hasibuan juga mengungkapkan, bahwa DNA Jenderal Abdul Haris dengan DNA-nya sama, sehingga setiap jejak jenderal pemberani dan perajurit sejati ini saya ikuti.

“Saya bisa seperti ini, karena saya belajar dari sejarah alm. Jenderal Abdul Haris Nasution, untuk itu saya berharap monumen ini tidak hanya bangunan yang berdiri diam di tempat, tapi lihat dari dalamnya, dan tanggung jawab sebagai jenderal terbesar,” ungkapnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Komentar
Berita Terbaru