Cari Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo, Tim Pakai Drone dan Metode Penyelaman
digtara.com - Operasi hari ketiga oleh tim SAR Gabungan untuk pencarian korban tenggelamnya KM Feronia di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat dilakukan pada Kamis (15/10/2026).
Baca Juga:
- Hari Kedua Baru Termukan Debris Kapal, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Perairan Selatan Taman Nasional Komodo-Manggarai
- Pria di Manggarai Barat Diamankan Polisi Bersama Narkoba Jenis Sabu
- Hari Kedua Operasi Pencarian Korban KM Feronia, Tim Gabungan Temukan Tangki Selama Diduga Milik Kapal
Veronica merupakan warga negara Indonesia. Hingga operasi SAR hari ketiga berakhir, korban belum ditemukan.
Operasi dimulai pukul 06.00 WITA dengan pengecekan kesiapan personel dan peralatan. Pada pukul 06.45 WITA, sebanyak 104 personel Tim SAR Gabungan bergerak menuju area pencarian.
Kepala Kantor SAR Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, mengatakan pencarian dilakukan melalui penyisiran laut, penyelaman, dan penggunaan drone bawah air.
Tim penyelam melakukan pencarian di sejumlah titik. Enam penyelam dari Tim A menyelam hingga kedalaman sekitar 20 meter.
Enam penyelam dari Tim B menyelam hingga kedalaman sekitar 22 meter. Lima penyelam dari Tim B kembali melakukan pencarian hingga pukul 12.22 WITA.
Pukul 11.45 WITA, empat penyelam dari Tim A melakukan pencarian hingga pukul 12.20 WITA.
Baca Juga:Pukul 16.03 WITA, empat penyelam dari Tim A kembali menyelam hingga kedalaman sekitar 42 meter.
Tim SAR Gabungan juga menggunakan drone bawah air milik PT Famindo yang dibawa KM Hiu Macan 03 dari KKP Kupang.
Pemantauan dilakukan di sekitar Pulau Tatawa Kecil dan Batu Bolong, dengan jarak sekitar 1,1 mil laut dan kedalaman hingga 90 meter.
Drone bawah air digunakan untuk membantu pencarian di lokasi yang sulit dijangkau penyelam.
Informasi tersebut diterima Tim SAR Gabungan pada pukul 12.22 WITA dan ditindaklanjuti sebagai bagian dari operasi pencarian.
KPC Polair Polda NTT bersama keluarga korban juga melaksanakan doa bersama sebelum melanjutkan penyisiran ke arah utara Pulau Padar.
Hingga operasi SAR hari ketiga berakhir, Veronica belum ditemukan. Seluruh unsur SAR Gabungan kembali ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo untuk melaksanakan evaluasi.
Basarnas bersama seluruh unsur SAR Gabungan terus mengoptimalkan pencarian dan meningkatkan koordinasi di lapangan.
SAR Gabungan yang terlibat terdiri dari Pos SAR Manggarai Barat, Lanal Labuan Bajo, KSOP Labuan Bajo, Satpolair Polres Labuan Bajo, BMKG Labuan Bajo, Polair Baharkam.
Baca Juga:Berikutnya Ditpolairud Polda NTT, Tim Speedboat Waikiko I, Tim Speedboat Waikiko II, Tim Speedboat Elrora, Tim Speedboat Matahari, Tim Speedboat Waikiko III, Padar Heritage Conservation (PHC).
Petugas menggunakan RIB Pos SAR Manggarai Barat, RBB Lanal Labuan Bajo, RBB KSOP Labuan Bajo, RIB Penyelam P3KOM Labuan Bajo, Speedboat Patroli KSOP Labuan Bajo.
SeaRider KP. Bima (Baharkam Polri), KP. Mengkudu (Polres Manggarai Barat), Speedboat Waikiko 1, Speedboat Waikiko 2, Speedboat Elrora, Speedboat Mac. Cruise, Speedboat Red Whale 2, Speedboat Archipelago dan Speedboat Matahari 7.
Selain itu KM Hiu Macan 03 (KKP Kupang), KPC XXII-2007 Polair Polda NTT, peralatan SAR medis, peralatan SAR air, peralatan evakuasi, drone thermal Kansar Maumere dan drone bawah air PT Famindo.
Hari Kedua Baru Termukan Debris Kapal, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Perairan Selatan Taman Nasional Komodo-Manggarai
Pria di Manggarai Barat Diamankan Polisi Bersama Narkoba Jenis Sabu
Hari Kedua Operasi Pencarian Korban KM Feronia, Tim Gabungan Temukan Tangki Selama Diduga Milik Kapal
Pencarian Korban Tenggelam KM Feronia Diperluas, Polisi Bersama Tim SAR Gabungan Sisir Bangkai Kapal
Tim SAR Gabungan Lakukan Penyisiran dan Penyelaman Dalam Operasi Hari Kedua Tenggelamnya KM Feronia di Labuan Bajo